Kepala Dinas Kesehatan Lampung, Reihana/ RMOLLampung

Dinas Kesehatan Provinsi Lampung mengumumkan ada penambahan satu kasus positif corona. Hal itu disampaikan Ketua Gugus Tugas penanggulangan Corona Lampung, Reihana usai rapat bersama Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia Chalim, Kamis (26/3).

“Bertambah satu orang laki-laki berusia 35 tahun dirawat di RSUD Abdul Moeloek. Dia menjadi pasien 02, ini belum diumumkan kementerian tapi saya sudah ditelpon tadi,” kata Reihana yang juga Kepala Dinas Kesehatan Lampung.

Ia mengatakan, saat ini pasien 02 sudah diisolasi dan ditangani sesuai standar penanganan corona. Saat ini kondisi Pasien 01 stabil, namun pasien 02 mengalami penurunan.

Kedua pasien yang dinyatakan positif corona setelah kembali dari kota terjangkit. Pasien 01 berasal dari Bogor dan pasien 02 diduga terpapar virus corona di Jogjakarta.

“Kita harus hati-hati kalau ada transmisi lokal, kami akan mengedukasi pada orang-orang pendatang dan masyarakat jangan dulu keluar dari Lampung, diam dulu di rumah,” jelasnya.

Kemudian, ada 15 orang yang masuk dalam daftar Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan 294 Orang Dalam Pemantauan (ODP) Dinkes Lampung.

“Dinas Kesehatan sudah berjanji akan menampilkan data terbaru setiap jam 10 pagi, data yang masuk setelah jam 10 akan dimasukkan ke data besoknya, kita berdoa semoga pasien semakin membaik,” pungkasnya.

Hasilnya, pasien laki-laki berusia 62 tahun di Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek dinyatakan positif, sedangkan pasien berusia 38 tahun di RS A Yani Metro dinyatakan negatif.

“Saat ini keadaan pasien stabil dan baik, kita berdoa semoga keadaan ini terus terjaga dan pasien dalam pengawasan yang positif covid bisa melewati masa perawatan hingga sembuh,” jelasnya.

Ia melanjutkan, pasien memiliki riwayat berada di tempat yang sama dengan pasien yang dinyatakan positif korona di Bogor. Pada 25-28 Februari 2020 mengikuti kegiatan di GPIB Hotel Aston Bogor. 29 Februari pasien kembali ke bandarlampung.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here