23.8 C
Bandar Lampung
Minggu 31 Mei, 2020 05:28 WIB
Beranda PELABUHAN PANJANG Lagi, IPC Panjang Bagikan APD Covid-19 Kepada Stakeholder

Lagi, IPC Panjang Bagikan APD Covid-19 Kepada Stakeholder

Sebagai upaya ikut memerangi pandemi Covid-19, IPC Panjang menyerahkan berbagai kebutuhan untuk mengatasi pandemi Covic-19 kepada para stakeholder di Pelabuhan Panjang, Kota Bandarlampung.

Akhir Januari lalu, Rabu (29/1), PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Panjang/IPC Panjang akan membangikan 1000 masker untuk antisipasi penyebaran virus corona di Pelabuhan Panjang.

Kali ini, keempat jenis kebutuhan yang berikan PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Panjang berupa masker, baju alat pelindung diri (APD) medis, kacamata google, dan sarung tangan.

Rincian jumlah yang telah diserahkan kepada para stakeholder, Kamis (16/4), sebanyak 1000 masker, 200 baju APD medis, 100 kaca mata giogle, dan 10 boks sarung tangan medis.

“Bantuan tersebut merupakan bagian dari program IPC Peduli dan BUMN Untuk Indonesia serta upaya mendukunv pemerintah mencegah penyebaran Covid-19,” ujar GM IPC Panjang Drajat Sulistyo.

Drajat Sulistyo menyerahkan kepada Ketua DPC Serikat Pekerja Pelabuhan Indonesia II Cabang Panjang (SPPI) Edwards didampingi Sekertaris DPC Serikat Pekerja IPC Panjang Hamdani Lubis.

Lainnya, IPC Panjang membagikan 200 masker kepada para buruh Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) dan sopir truk di area Pelabuhan Panjang.

Drajat Sulistyo mengharapkan dengan bantuan ini dapat mencegah dan meminimalisir penyebaran Covid – 19 di area Pelabuhan Panjang.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Baca Juga

Organisasi Pers Desak Kapekon Sukaraja Minta Maaf, Atau Mundur!

 Dugaan pelecehan terhadap media online oleh Boymin selaku Kepala Pekon (Kapekon) Sukaraja Kecamatan Semaka, menuai kecaman beberapa organisasi...

“Garang” Di Medsos, Abu Janda Tak Muncul Dipanggil Bareskrim

Permadi Arya atau Abu Janda mungkin hanya kelihatan garang di sosial media. Dipanggil Bareskrim Polri terkait ujaran kebencian dan penistaan agama, batang hidungnya tak...

Rumah Ibadah Boleh Dibuka Di Masa New Normal Versi Kemenag

 Rencana pemerintah pusat untuk mengembalikan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat kembali normal dalam bingkai tatanan kehidupan baru atau...

New Normal Atau Norma Baru?

Oleh Dr. Andi Desfiandi, SE,. MA PEMERINTAH merencanakan penerapan new normal atau "kenormalan baru", yakni "pelonggaran" daerah zona hijau dengan tetap menjalankan protokol kesehatan. Secara bertahap...
Translate »