24.9 C
Bandar Lampung
Senin 13 Juli, 2020 20:21 WIB
Beranda KAMPUS KRLUPB: Apakah Unila Di Bawah Tekanan Kekuasaan?

KRLUPB: Apakah Unila Di Bawah Tekanan Kekuasaan?

Koalisi Rakyat Lampung untuk Pemilu Bersih (KRLUPB) ikut terusik atas polemik larangan Unila agar akademisinya tak bicara ke publik alias bungkam

“Publik balik bertanya mengapa harus melarang dosen dan mahasiswa untuk menyuarakan kebenaran?” tanya Rakhmat Husein DC kepada Kantor Berita RMOLLampung, Selasa (10/3).

Koordinator KRLUPB itu mempertanyakan apakah Juru Bicara Rektor Unila Nanang Trenggono sudah di bawah tekanan kekuasaan saat ini?

Sekretaris KRLUPB Aryanto Yusuf ikut heran sampai akademisi yang hendak berpendapat harus sesuai kualifikasikasi tertentu.

Siapapun warga negara Indonesia sejatinya bebas berpendapat untuk menyuarakan kebenaran kepada publik, katanya.

Kedua penggiat demokrasi itu titip salam kepada Nanang Trenggono agar ingat pesan Ustad Abdul Somad: Saat kita menggenggam kekuasaan, bantu perjuangkan agama Allah, bantu rakyat.

Menurut mereka, silahkan saja Unila menikmati fasilitas dari Gubernur Lampung Arinal Djunaidi tapi tidak lantas membungkam suara dan pendapat kritis atas kebijakan pemerintah.

Justru, kata mereka, hikmah di balik banyaknya akademisi yang kritis hakekatnya banyak orang yang sayang terhadap Gubernur Arinal.

“Para akademisi mengingatkan Babang Arinal agar tidak tersesat dan masuk dalam jurang,” kata Rakhmat Husein.

Atau, lanjutnya, Rektor Unila dan jubirnya sengaja menggiring Arinal Djunaidi terporosok asyik dalam kekeliruan dan tidak ada yang boleh mengingatkannya.

“Saran saya, dari kegaduhan di jagad sosmed hari ini harusnya Nanang dengan rasa malu mundur saja dari jabatan sebagai juru bicara dan fokus saja mengajar mahasiswa dan belajar kembali soal kebebasan berpendapat dan berdemokrasi,” ujar Rakhmat Husein.

Walau, bulan lalu, Gubernur Arinal berstatment akan melibatkan Unila dalam kepemimpinannya harusnya hal tersebut tidak mengurangi Rektor atau akademisi Unila untuk tetap keras bersuara dan berpendapat demi mewujudkan Lampung Berjaya.

Bukan malah Rektor bersembunyi dari publik di belakang juru bicara.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Baca Juga

Pengumuman Daftar Penulis Buku Time Capsule Diundur 20 Agustus

 Pengumuman daftar penulis Buku Time Capsule, diundur dari 6 Juli menjadi 20 Agustus 2020 dan diumumkan melalui website...

Di Balik Pembatalan Proyek Unila, Ada Nama Pensiunan Pejabat Bank Lampung

Baru kali ini, Universitas Lampung (Unila) membatalkan rencana tender proyek di lingkungannya. Kantor Berita RMOLLampung menyelusuri penyebabnya. Sebelumnya, setiap tahun, tender proyek selalu dihujani protes...

Antisipasi Joki UTBK, Unila Siapkan Metal Detektor

 Universitas Lampung (Unila) sudah menyiapkan Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) tahap pertama yang akan dilaksanakan pada 5-12 Juli...

Penanaman Perdana Melon Di Agrowisata Unila

   Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Universitas Lampung (Unila), Asep Sukohar melakukan penanaman perdana melon di Agrowisata Unila.
Translate ¬Ľ