Komisioner KPU Bandarlampung Divisi Partisipasi masyarakat dan SDM, Hamami/RMOLLampung

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bandarlampung menyikapi pernyataan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bandarlampung temukan 4 calon PPK terafiliasi partai politik.

Empat orang tersebut adalah BS (PDIP) dari Kecamatan Tanjungkarang Barat, AM (PAN) dan AL (PAN) dari Kecamatan Telukbetung Barat, dan MD (Perindo) dari Kecamatan Labuhanratu.

Komisioner KPU Bandarlampung Hamami membenarkan, pihaknya telah menerima laporan resmi dari Bawaslu sejak 6 Februari lalu.

Pihaknya mengaku responsif atas laporan tersebut dan memverifikasi ke yang bersangkutan pada saat proses wawancara 8-11 Februari kemarin.

“Tidak bisa ketika ada temuan langsung digugurkan, harus tetap kami konfirmasi kepada yang bersangkutan pada saat wawancara. AL misalnya, mengaku hanya menjadi moderator ketika acara Partai PAN, itu kami telusuri lagi,” jelasnya kepada Kantor Berita Rmollampung, Selasa (11/2).

Ia mengatakan, KPU Bandarlampung tidak bisa langsung percaya pada setiap laporan dan konfirmasi. Sehingga pihaknya terus menerusuri secara langsung laporan dari Bawaslu dan masyarakat.

Salah satu yang telah diperiksa adalah MD, calon PPK asal Labuhanratu. KPU menerima laporan dan bukti berupa SK dan foto MD, yang menerangkan keterlibatannya di parpol.

Ketika dilakukan pengecekan di partai politik yang dimaksud dan di Sipol (sistem informasi partai politik), namanya tidak ada.

Namun, ia mengatakan ada yang masuk data parpol.

“Kalau terbukti partisan parpol mereka tidak akan dilantik 29 Februari mendatang. Ada juga yang masuk di data parpol, tapi akan kami umumkan tanggal 15 Februari,” ujarnya.

Ia mengatakan, KPU Bandarlampung dalam menjalankan tugasnya sebagai penyelenggara Pilkada berusaha netral dan transparan.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here