Komisi I Restui Hibah Kapal Induk Italia, Utut: Jangan Sampai Cuma Jadi Pajangan

•PEMERINTAHAN
externalexternalexternalexternal
Komisi I Restui Hibah Kapal Induk Italia, Utut: Jangan Sampai Cuma Jadi Pajangan
kapal induk Giuseppe Garibaldi dari Italia/istimewa

Article Header Image‎Komisi I DPR RI menyetujui rencana pemerintah menerima hibah kapal induk Giuseppe Garibaldi dari Italia.

‎Meski demikian, persetujuan tersebut disertai sejumlah catatan, terutama terkait kepastian pembiayaan operasional dan kejelasan fungsi strategis kapal tersebut setelah bergabung dengan TNI

‎DPR mengingatkan, aset pertahanan bernilai besar jangan sampai hanya menjadi beban anggaran tanpa memberikan manfaat strategis bagi pertahanan nasional.

‎Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto mengatakan persetujuan hibah kapal tersebut diberikan setelah mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk keberlanjutan biaya pengoperasian setelah kapal diterima Indonesia

‎"Kita menyetujui, mudah-mudahan besok bisa diparipurnakan. Nilai kapal ini nanti kalau salah dikoreksi, tapi dugaan saya sudah melihat kalau tidak salah 54 juta euro," kata Utut dilansir dari RMOL.ID Senin, 20 Juli 2026.

‎Menurut dia, seluruh fraksi di Komisi I DPR menyetujui hibah tersebut dengan catatan pemerintah harus menyiapkan skema pembiayaan yang jelas. Hal itu penting agar kapal yang diterima dari Italia tersebut dapat benar-benar digunakan sesuai kebutuhan pertahanan

‎"Jangan sampai kita sudah punya ini nggak jalan. Dan yang kedua memang juga harus didesain peran khusus kapal induk ini nanti," ujarnya.

‎Utut menjelaskan, kapal induk Giuseppe Garibaldi memiliki karakter berbeda dengan kapal induk yang dimiliki negara-negara besar. Karena itu, Indonesia perlu menentukan fungsi strategis kapal tersebut sesuai kemampuan dan kebutuhan nasional.

‎Terkait usia kapal yang bukan tergolong baru, Utut menilai hal itu merupakan konsekuensi dari skema hibah. Menurutnya, pemberian kapal bekas tetap memiliki nilai strategis karena membuka peluang transfer pengetahuan dan teknologi.

‎"Kalau kapalnya baru umur satu tahun, dua tahun siapa yang mau ngasih? Intinya kita terima kasih sekali kepada pemerintah Italia," kata Utut.

‎Selain aspek pertahanan, ia melihat hibah tersebut sebagai kesempatan bagi sumber daya manusia Indonesia untuk mempelajari teknologi dan pengoperasian kapal induk secara langsung.

‎"Ini bukan pendapat komisi. Saya berpendapat harusnya pelaut-pelaut kita, ahli-ahli soal kapal belajar. Ini kan langsung know-how. Ilmunya langsung kita dapat," tuturnya.

‎Sebelumnya, pemerintah Italia melalui parlemen setempat telah menyetujui pemberian hibah kapal Giuseppe Garibaldi kepada Indonesia. 

‎Kapal tersebut nantinya akan memperkuat kemampuan pertahanan maritim Indonesia dan diperkirakan ditempatkan di wilayah Lampung setelah proses penyerahan.Article Image

Editor : Faiza Ukhti Annisa

Kata Kunci


Berita Terkait