Paripurna DPRD Lampung/RMOLLampung

Rapat Paripurna Pembentukan dan Penetapan Panitia Khusus (Pansus) pembahasan laporan hasil pemeriksaan kepatuhan pada PT Pembangunan Daerah Lampung (Bank Lampung) Selasa (14/1), menimbulkan polemik dan interupsi dari beberapa anggota DPRD.

Pasalnya, berdasarkan kesepakatan anggota DPRD, Ketua Pansus menjadi hak Fraksi PDIP yang diketua oleh Watoni Noerdin, Sekretaris Mirzalie, dan Wakil Ketua Barlian Pone.

Namun, tiba-tiba berubah Ketua Pansus dijabat oleh Yanuar Irawan saat dibacakan oleh pimpinan DPRD Lampung, Mingrum Gumay saat rapat paripurna.

“Sesuai kesepakatan, bahwa Ketua Pansus dijabat Bang Watoni, kenapa itu bisa berubah? Apa sekretariat itu buta dan tuli?” interupsi Anggota DPRD Lampung asal Fraksi PKB, Noverisman Subing.

Selain itu, interupsi juga disampaikan oleh Anggota Fraksi Golkar, FX Siman. Dia meyakini bahwa Ketua Pansus hasil kesepakatan dijabat oleh Watoni Noerdin.

“Saya menjadi saksi pimpinan,” ungkap dia.

Sidang paripurna akhirnya menyepakati bahwa, Watoni Noerdin menjabat sebagai Ketua Pansus.

Pansus akan bekerja selama dua hari dan hasilnya akan dirapat paripurnakan pada Kamis (16/1).

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here