23.1 C
Bandar Lampung
Minggu 12 Juli, 2020 03:17 WIB
Beranda OPINI VAN JOENED Ketika Mbak Pur Kendur, Ratu Menyusup

Ketika Mbak Pur Kendur, Ratu Menyusup

Episode 50

AKHIRNYA Mbak Pur memahami bahwa upaya kerasnya mendorong untuk menjadi gubernur menjadi sebuah misi yang penuh. Bukan hanya dari lawan-lawan politik di kalangan internal partai, juga dari komunitas dalam Pabrik Permen. Sementara sisi eksternal, datang dari aktifis penggiat demokrasi serta tokoh-tokoh berpengaruh yang ada di wilayah kawasan Pabrik Permen.

Namun Mbak Pur dan Guntur tak menyerah. Sudah menjadi ciri khas mereka. Ciri para penjajah. Bagi mereka, kalaupun Juned Kolojengking tak jadi gubernur, perlu ada yang menjadi tumbal politik atas ketidaksuksesan itu. Sebuah pemikiran yang muncul, ketika kalkulator bergerak ke belakang. Sudah terlalu panjang nol dibelakang koma yang digelontorkan sampai Juned berhasil masuk dalam arena kontestasi.

Mbak Pur kini memainkan jurus lain. Mengumpan dan membebaskan Juned berkelana untuk menggapai syahwatnya. Mau kah dia mengorbankan harta benda miliknya?

Inilah segmen cerita tampilnya Rita Mirasa. Melalui teman karibnya, akhirnya Juned menemukan Rita Mirasa. Dana yang dikucurkan Mbak Pur untuk jaringan kader partai pendukung dan pengusung, terus dialirkan. Logisitik pada jaring-jaring peraihan suara, mulai dari tingkat kecamatan hingga desa tetap diberikan. Pos-pos pengeluaran lain, jadi urusan Juned yang mengumpulkan dana dari bandar-bandar lainnya. Sebut saja dari pabrik emas di kawasan Tangkimus.

ÔÇ£Anda harus meyakini kampanye ini dengan sepenuh hati. Seperti saya. Bila tidak, tentu takkan berhasil,ÔÇØ ujar Juned. ÔÇ£Betul sekali,ÔÇØ Ratu Mirasa menyahut cepat pernyataan Juned. ÔÇ£Kerjasama ini perlu dinikmati.ÔÇØ Hening. ÔÇ£Bisakah saya bertanya sesuatu?ÔÇØ ÔÇ£Bisa.ÔÇØ ÔÇ£Bintang Anda?ÔÇØ ÔÇ£Libra.. Setelah Juned pergi, Ratu segera menuju ke ruang kerja Mat Raji. “Saya suka gayanya diaÔÇØ ÔÇ£Dia┬á perhatian. Pantas jadi gubernur.ÔÇØ

Mat Raji menatap Ratu sembari mengerutkan kening. ÔÇ£Kerja ini tak segampang lu bayangin.ÔÇØ Ratu membalas tatapannya dengan heran. ÔÇ£Memang kenapa?ÔÇØ Mat Raji berdiri. ÔÇ£”Ada sesuatu yang buat gua bingung. Lu sempat melihat Juned di banyak billboard dan TV?ÔÇØ ÔÇ£TentuÔÇØ. ÔÇ£Sekarang sudah berkurang.ÔÇØ ÔÇ£Gua nggak ngerti. Memang kenapa?ÔÇØ ÔÇ£Tak jelas. Belakangan banyak kabar janggal. Mbak Pur yang sejak awal membiayai kampanye Juned mengendur.ÔÇØ ÔÇ£Saat kampanye sedang gencar-gencarnya, kog mengendur? Nggak masuk akal, Mat.ÔÇØ ÔÇ£Itu dia. Mungkinkah membagi telur?ÔÇØ ÔÇ£Ya begitu kabarnya. Tak mau ambil resiko.ÔÇØ

ÔÇ£Ada apa dia mendatangi kita?ÔÇØ ÔÇ£Dia sudah kebelet jadi gubernur. Kan terlihat sekali syahwatnya. Dia merasa hebat dan bisa mengubah situasi. Dia ingin kita yang menyusun strategi kampanye, tapi dengan biaya pas-pasan. Dia ambil untung didepan. Yang bisa kita lakukan, membuat kiat meng-agitasi pemilih. Mengatur arus dis-informasi, memberi uang pemilih, hal-hal seperti itulahÔÇØ Ia menggeleng. ÔÇ£Kandidat lain, juga petahana, Solbari dalam dia, tetap stabil mengeluarkan biaya kampanye. Ini yang kian membuat posisi Juned dalam jajak pendapat turun terus.ÔÇØ

Matahari menuntaskan tugasnya. Bulan muncul, tanda berganti malam. Ratu Mirasa bercengkrama dengan buku harian baruÔǪ. Pagi hari aku jumpa dengan pria mengikrarkan janji menikahiku. Masa kanak-kanak Ratu dilaluinya dengan ceria. Ayahnya guru dan ibunya hanya sebagai ibu rumah tangga. Ayahnya pria tampan. Sangat peduli dengan keluarga. Diwaktu libur, sudah jadi kebiasaan menghabiskan waktu bersama. Ratu kebanggaan ayahnya.┬á Ayahnya tak pernah bosan memuji kecantikannya.

Dua tahun yang lalu, kebahagian Ratu mendadak hancur. Ibunya menghampiri Ratu dengan berlinangan air mata. Ratuayahmu pergi. Sejak itu, Ratu menemani sang ibu yang berubah prilaku. Gairah hidupnya tak ada. Ratu tak berdaya melihat ibunya dan akhirnya meninggal. Ibuku meninggal karena patah hati. Lantas Ratu bertekad, takkan ada pria yang bisa berprilaku seperti ayahnya terhadap dirinya.

Ratu pindah, mengontrak rumah. Tak lama, Ratu lulus dari Universitas dengan predikat cum laude. Sebelumnya, Ratu menjuarai kontes ratu kecantikan. Tiga kali Ratu Mirasa menjalin hubungan asmara. Pertama dan kedua dengan sesama mahasiswa yang merupakan bintang tim sepakbola, kemudian dengan dosennya. Semuanya tidak bertahan. Ratu jengah. Kekasihnya tak bisa mengimbangi tingkat kecerdasannya.

Selesai kuliah, Ratu melamar pekerjaan di perusahaan konsultan Public Relation J & J. Perusahaan yang berkantor di Jalan Raya Manggis. Setelah tiga tahun bekerja, Ratu menduduki posisi Excecutive Copywriter Director. Kini Juned Kolojengking menjadi kliennya. (d)

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Baca Juga

Polresta Ajak Pengunjung Mall Disiplin Protokol Kesehatan

Polresta Bandarlampung mengajak pengunjung mall disiplin terapkan protokoler kesehatan. Bersama para polwan Satlantas, Kapolresta Kombes Yan Budi menemui warga di Mall Bumi Kedaton (MBK), Sabtu...

Rekom Golkar Untuk Tony Di Lamsel Dan Adipati Di Waykanan Keluar Besok

 DPP Partai Golkar memanggil dua pasang Calon Bupati dan Wakil Bupati untuk menandatangani pakta integritas, di Kantor DPP...

Banner Dan Leaflet Maklumat Kapolri Terkait Covid-19 Dicopot

 Maklumat Kapolri No: MAK/2/III/2020 tanggal 19 Maret 2020 tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran Covid-19, telah...

Subki E Harun Di Mata Zainal Abidin, Alzier, Hingga Sopirnya

Zainal Abidin Pagaralam, mantan gubernur kedua Lampung, sangat terkesan dengan Subki E Harun sejak masih kuliah jurusan ekonomi di Universitas Gajah Mada (UGM). Setahun jelang...
Translate »