23.8 C
Bandar Lampung
Minggu 31 Mei, 2020 04:19 WIB
Beranda HUKUM Kerabat Agung Diminta Serahkan Uang Untuk Umrah

Kerabat Agung Diminta Serahkan Uang Untuk Umrah

 M Ridho Al Rasyid selaku Sekretaris BPRD Lampung Utara mengaku pernah diminta mantan Kadis PUPR Syahbudin memberikan titipan uang kepada Bupati nonaktif Agung Ilmu Mangkunegara untuk umrah.

Hal itu diungkapkan dalam persidangan kasus fee proyek Lampung Utara di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Kamis (16/4).

Kerabat dekat Agung Ilmu Mangkunegara ini mengatakan setelah acara cofee morning pada April 2019, Syahbudin menghampirinya untuk meminta tolong menyerahkan titipan untuk umrah kepada Agung.

“Saat itu saya sampaikan, langsung saja pak disampaikan ke pak bupati. Udah sama Ridho saja karena Ridho dekat dengan pak bupati. Saat itu saya bilang ya sudah pak,” kata Ridho.

Setelah itu saya langsung menemui Agung Ilmu Mangkunegara di kantor bupati. “Saya sampaikan kepada pak bupati, tadi pak Syahbudin ada titip untuk pak bupati katanya untuk umroh. Lalu pak bupati bilang ya sudah diambil saja,” ujarnya.

Beberapa hari kemudian, Syahbudin menghubunginya untuk mengabarkan bahwa uangnya sudah ada.

“Nanti ada staf saya namanya Hilmi akan menghubunginya, pak Syahbudin bilang seperti itu,” kata Ridho.

Lalu Ridho bertemu dengan Hilmi, ia menerima bungkusan plastik yang berisi uang senilai Rp 50 juta. “Ini titipan dari pak Syahbudin Rp 50 juta,” jelasnya.

Tak lama dari itu, ia kembali ke kantor Pemda untuk bertemu Agung Ilmu Mangkunegara. “Saya jelaskan kalau saya menerima titipan Rp 50 juta, lalu pak bupati bilang langsung saja kembalikan,” ujarnya.

Ridho mengaku langsung mengembalikan ke Hilmi. “Saat itu Hilmi masih berada ditempat tadi, jadi saya kembalikan disana,” jelasnya.

Tak hanya itu, Ridho juga pernah diminta Agung untuk membelikan tiket pesawat untuk perjalan pribadi. “Akumilasi perjalanan pribadi pak bupati Rp 100 juta,” kata Ridho.

Saat itu, Agung Ilmu Mangkunegara memintanya untuk mengkomunikasikan kepada Syahbudin dan Destyadi untuk mengganti uang pembelian tiket.

“Karena tidak ada kejelasan dari mereka, saya lapor ke pak bupati, lalu pak bupati membayar langsung,” jelasnya.

Keterangan saksi M Ridho Al Rasyid dibantah oleh Syahbudin. Menurut Syahbudin ada permintaan uang dari Ridho untuk umroh Agung Ilmu Mangkunegara.

“Terkait dengan umrahsebelumnya ada permintaan dari Ridho dan Rp 50 juta itu tidak ada pengembalian uang dari Ridho,” kata Syahbudin.

EDITOR : ADI

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Baca Juga

Bachtiar Basri Tegaskan Tidak Kecipratan Fee Proyek Lampung Utara

 Wakil Gubernur Lampung periode 2014-2019, Bachtiar Basri mengaku kenal dengan Agung Ilmu Mangkunegara saat menjelang Pilkada 2014.

Didepak Sri Widodo, Syahbudin Dipakai Bupati Agung Lagi

 Saat menjabat Plt. Bupati Lampung Utara, Sri Widodo mengganti Kepala Dinas PUPR, Syahbudin dengan Franstori.

Kadiskes Buka-Bukaan Soal Borok Proyek Lampung Utara

 Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Lampung Utara, dr Maya Merissa buka-bukaan soal borok proyek di kabupaten ini. Mulai jatah...

Sakit, Istri Agung dan Mantan Kadiskes Urung Jadi Saksi Sidang

 Sidang kasus fee proyek Lampung Utara kembali digelar di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Kamis (16/4). Sidang kali...
Translate »