Kasus dugaan korupsi yang menyeret Bupati Lampung Utara (Lampura) Agung Ilmu Mangkunegara mengalir hingga kepolisian dan kejaksaan.

Kepala Seksi Jalan dan Jembatan Bidang Bina Marga di Dinas PUPR Lampura Fria Apris Pratama memberikan sejumlah uang ke kedua institusi.

Untuk Polda Lampung,  Fria mengaku serahkan uang secara berkala lewat Kasubdi Tipikor Ditreskrimsus Polda Lampung AKBP Eko Mei.

Dana yang digelontorkannya mulai dari Rp35 juta, Rp40 juta, hingga Rp70 juta ke Polda Lampung.

Dia mengungkapkan hal itu pada sidang lanjutan dengan terdakwa Candra Safari di Pengadilan Tipikor Tanjungkarang, Senin (13/1).

Untuk Kapolres Lampura, Fria juga mengaku serahkan Rp1 miliar melalui Kasatreskrim Supriyanto.

Jelang Lebaran lalu, dia menyerahkan Rp150 juta untuk Polres Lampung Utara, Rp100 juta buat Wakapolres, Rp100 juta untuk Kabag Ops, dan Rp30 juga buat Kabag Sumda.

Kejari Lampura juga, pengakuannya, “diciprat” Rp1,5 miliar.

Fria mengaku diperintah mantan Kadis PUPR Lampura Syahbudin.

Kasipidsus Kejari Lampung Utara Van Barata pernah menerima uang sebesar Rp15 juta.

Menurut Fria, jika tak “setor”, pihaknya dipanggil-panggil terus sembari mencari-cari kesalahan.

Syahbudin yang juga tersangka dalam kasus ini membenarkan kesaksian Fria di depan mejelis hakim yang dipimpin Novian Saputra.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here