Kepala Bidang Ketenagaan Dinas Pendidikan Tanggamus, Helpin Rianda/RMOLLampung

Untuk menindaklanjuti permasalahan SMPN 1 Kotaagung Timur, Kepala Bidang Ketenagaan Dinas Pendidikan Tanggamus, Helpin Rianda, akan memangil Kepala Sekolah (Kepsek) Yusnadewi dalam waktu dekat.

Menurut Helpin, ia sangat menyayangkan kenapa sampah bisa menumpuk dan berserakan di sekeliling kelas, yang membuat kesan kumuh dan menjadi sumber penyakit.

Secara umum sekolah itu harus bersih, karena di sekolah ada Unit Kesehatan Sekolah (UKS) yang melibatkan anak-anak dan guru yang mengurusinya.

“Selain melibatkan anak-anak, unit kesehatan sekolah bekerja sama dengan dinas kesehatan, karena di setiap tahun ada penilaian kebersihan dan kesehatan, tapi ini malah berbanding terbalik,” ucapnya kepada Kantor Berita RMOLLampung, Rabu (26/2).

Ia mengatakan, untuk kenyamanan proses belajar mengajar, selain dewan guru yang ramah, mebeler juga harus lengkap, idealnya satu siswa satu bangku dan satu meja.

“Program 55 Aksi Bupati Tanggamus sangat memprioritaskan dunia pendidikan, karenanya sangat disayangkan sekali kejadian itu,” katanya.

Sebagai bentuk komitmennya, ia memangil langsung Kepala SPLP Kotim ke ruanganya, untuk memangil kepala SMPN 1 Kotaagung Timur, ke Dinas Pendidikan Tanggamus, guna klarifikasi kebenarannya.

“Secara spesifikasi saya belum bisa mengatakan smpn kotaagung timur, mengabaikan program 55 aksi bupati. Kami akan cek dulu apa itu merupakan keteledoran, bagaimana bagimana uksnya berjalan atau tidak,” jelasnya.

Menurutnya, untuk menjadi kepala sekolah definitif faktornya bukan dari kebersihan semata. Sumberdaya dan menejerialnya harus jelas, bagaimana tingkat pendidikan anak bisa berkualitas, ucapnya.

“Untuk prestasi di SMPN 1 saya belum tau, nanti saya cek dulu,” demikian Helpin Rianda.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here