23.8 C
Bandar Lampung
Minggu 31 Mei, 2020 04:42 WIB
Beranda PEMERINTAHAN Kemenag Imbau Tidak Takbir Keliling, Halal Bihalal Cukup Via Video

Kemenag Imbau Tidak Takbir Keliling, Halal Bihalal Cukup Via Video

 Pemerintah melalui Kementerian Agama RI mengimbau kepada seluruh umat Islam di Indonesia agar tidak melakukan takbir keliling pada malam 1 Syawal 1441 Hijriyah nanti.

Hal ini antara lain dalam rangka menekan wabah virus corona baru atau Covid-19 di tanah air yang masih beresiko. Begitu kata Menteri Agama RI Fachrul Razi saat jumpa pers melalui telekonferensi, Jumat (22/5).

“Selanjutnya agar tidak melakukan takbiran keliling,” ujar Fachrul.

Fachrul Razi mengatakan, pemerintah bukan berarti melarang umat Islam untuk mengumandangkan takbir. Hanya saja, acara takbir kelilingnya yang ditiadakan, dengan cara tetap mengutamakan takbir dari masjid-masjid dan di kediamannya masing-masing.

“Kegiatan takbiran cukup dilakukan di masjid di musala atau di rumah dengan menggunakan pengeras suara dari musala atau masjid-masjid,” katanya.

Selain itu, tradisi halal bihalal pasca lebaran Idul Fitri juga diimbau agar tidak dilakukan. Masyarakat, kata Purnawirawan TNI ini, bisa melakukan silaturahim dengan menggunakan platform media sosial.

“Silaturahmi atau halal bihalal yang lazim dilaksanakan ketika hari raya Idul Fitri bisa kita lakukan melalui media sosial dan video call atau video conference,” imbuhnya.

EDITOR : Adi

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Baca Juga

Organisasi Pers Desak Kapekon Sukaraja Minta Maaf, Atau Mundur!

 Dugaan pelecehan terhadap media online oleh Boymin selaku Kepala Pekon (Kapekon) Sukaraja Kecamatan Semaka, menuai kecaman beberapa organisasi...

“Garang” Di Medsos, Abu Janda Tak Muncul Dipanggil Bareskrim

Permadi Arya atau Abu Janda mungkin hanya kelihatan garang di sosial media. Dipanggil Bareskrim Polri terkait ujaran kebencian dan penistaan agama, batang hidungnya tak...

Rumah Ibadah Boleh Dibuka Di Masa New Normal Versi Kemenag

 Rencana pemerintah pusat untuk mengembalikan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat kembali normal dalam bingkai tatanan kehidupan baru atau...

New Normal Atau Norma Baru?

Oleh Dr. Andi Desfiandi, SE,. MA PEMERINTAH merencanakan penerapan new normal atau "kenormalan baru", yakni "pelonggaran" daerah zona hijau dengan tetap menjalankan protokol kesehatan. Secara bertahap...
Translate »