Kejati Diminta Usut Oknum Dinas Perkim Lamteng

Aksi Lembaga Perang di Kejati Lampung/Ist
Aksi Lembaga Perang di Kejati Lampung/Ist

Puluhan pendemo dari Aliansi Lembaga Pelopor Rakyat Menggugat (Perang) menggelar aksi di depan kantor Kejaksaan Tinggi (Lampung), Senin (14/9).


Aksi yang dimulai dari Tugu Adipura Bandarlampung sampai Kejati itu menuntut aparat hukum mengusut tuntas dugaan penyimpangan pada proses lelang di Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng), yang terindikasi terdapat persoalan serta pengondisian proyek oleh oknum dinas.

Koordinator aksi Yonki Ibrahim mengungkapkan, Dinas Perkim Lamteng sebagai salah satu Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) mengelola begitu banyak anggaran Negara dalam bentuk kegiatan, dan  diketahui anggaran tersebut digelontorkan untuk pembangunan yang ada di daerah Lamteng.

“Tetapi, dalam kenyataannya pengelola kegiatan tersebut diduga kuat hanya dijadikan ajang bagi para penguasa untuk memperkaya diri dan sekelompok orang saja,”kata Yonki.

Yonki menambahkan, ada dugaan penyimpangan prosedur yang dialkukan oleh oknum dinas berinsial Ya yang disinyalir bertugas membagikan kopelan sebagai bukti rekanan mendapatkan paket proyek.

Meski tender tetap dilaksanakan namun diduga formalitas, karena rekanan telah mendapatkan kopelan sebagi bukti mendapatkan proyek di dinas tersebut.

“Dia yang tidak bertanggung jawab dengan membagi-bagikan kopelan kegiatan pada keluarga, kerabat dan kolega sebagai calon rekanan. Hal tersebutlah yang menjadi pemicu bagi sekelompok masyarakat Lampung Tengah yang menjadi korban kebijakan para penguasa yang tidak mengedepankan kemaslahatan masyarakat,” urainya.

Oleh sebab itu sambungnya, Aliansi Perang meminta aparat hukum mengusut adanya dugaan penyimpngan yang dilakukan oleh oknum Ya.

“Tegakan supermasi hukum,Usut tuntas dugaan penyimpangan pengelolaan tender proyek di dinas perumahan rakyat dan kawasan permukiman Lampung tengah. Dan periksa dia yang diduga sebagai oknum dinas yang membagikan kopelan proyek,” tegas Yonki.