29.9 C
Bandar Lampung
Sabtu 6 Juni, 2020 15:45 WIB
Beranda DAERAH Kecam Penimbunan Gula, PMII: Mencoreng Kemanusiaan

Kecam Penimbunan Gula, PMII: Mencoreng Kemanusiaan

 Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Lampung, ikut menyoroti terkait penemuan gudang gula di Lampung yang menyimpan stok hingga 100 ribu ton oleh Bareskrim Mabes Polri.

“Kami mengecam tindakan perusahaan yang memanfaatkan situasi untuk kepentingan bisnis,” ujar Ketua PKC PMII Lampung Ahmad Hadi Baladi Ummah, Kamis (19/3).

PKC PMII Lampung, karenanya mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung segera menindaklanjuti temuan tersebut.

Ia menilai temuan oleh Mabes Polri tersebut di Lampung tersebut mencoreng nilai kemanusiaan.

“Kalau memang terbukti melawan hukum, cabut izinnya,” tegas Pupung, sapaannya.

Klik: Penimbunan Gula Dibongkar, PT GMP Lampung ‘Terpaksa’ Distribusi

Terlebih, kata Pupung, saat ini Indonesia, termasuk Lampung, sedang mengalami pandemi Corona.

“Ini bencana nasional, jangan dimanfaatkan untuk kepentingan bisnis,” kata alumni Fakultas Syariah UIN Raden Intan Lampung ini.

Pihaknya menegaskan segera mendatangi Pemprov Lampung terkait kasus ini. Ia ingin Pemprov Lampung bertindak tegas terkait pemberian izin kepada perusahaan yang ‘nakal’.

“Bahan pangan sedang dibatasi, kok ada perusahaan dengan stok gula yang tidak terdata. Ini kan nakal,” kata Pupung.

Kata dia, berdasarkan Pasal 29 Ayat 1 UU Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan, pelaku penimbunan diancam hukuman 5 tahun penjara dan denda Rp50 miliar.

Sedangkan, berdasarkan UU Nomor 1 Tahun 1953 tentang Penimbunan, pelaku diancam hukuman 6 tahun penjara. “Pemprov dan penegak hukum harus tegas,” ujar Pupung.

Pupung juga mengimbau seluruh kader PMII se-Lampung untuk senantiasa terlibat dalam menjaga stabilitas pangan.

Ia sadar bahwa PMII memiliki tanggungjawab menjaga peranan pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan. “PMII bakal turut hadir menjaga stabilitas pangan,” kata dia.

Terkait pandemi Corona, Pupung meminta seluruh kader PMII Lampung untuk bersama-sama menjaga kesehatan dan kebersihan. PMII juga bakal mendampingi masyarakat terkait pencegahan corona.

EDITOR : ADI

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Baca Juga

Kartel Gula Pasir Diduga Bermain Di Lampung

DPW Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat Gema Masyarakat Lokal (LPKSM) GML Lampung menduga kartel gula pasir masih bermain di daerah ini. "Saat pademi Covid-19, kami...

Lolok, Kadis Bilang Penimbunan Gula Miss Komunikasi.

Lolok, sudah berbulan-bulan gula langka dan harganya meroket, ada perusahaan nimbun gula hingga ribuan ton dibilang hanya miss komunikasi, kata Rakhmat Husein DC. Penggiat demokrasi...

Janggal, Ada Penimbunan Gula Tak Ada Tindakan Arinal

Direktur JLBHI LBH Bandarlampung Chandra Muliawan, SH, MH, CLA merasa ada yang janggal atas tidak dilanjutinya temuan penimbunan gula oleh Gubenur Lampung Arinal Djunaidi. "Jelas-jelas...

Gula Langka, Penimbunannya Positifkah?

Pro dan kontra penimbunan positif dan negatif bergulir pascasidak Bareskrim Mabes Polri ke gudang-gudang gula di Lampung. "Saat gula langka dan mahal, apakah penimbunan gula...
Translate »