Kapolri Jendral Pol. Idham Azis perintahkan para kapolda untuk menindak tegas mereka yang menimbun bahan pokok dan mengumpulkan massa.

Perintah yang tertuang dalam Maklumat Nomor Mak/2/III/2020 tersebut terkait antisipasi terhadap penyebaran virus corona, kata Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad.

Kepada Kantor Berita RMOLLampung, Sabtu (21/3), Kombes Zahwani Pandra Arsyad juga mengirimkan gambar maklumat yang dibingkai logo polri.
Maklumat tersebut respons kebijakan pemerintah yang meminta masyarakat berdiam diri di rumah dan tidak membuat acara pengumpulan massa demi mencegah penyebaran virus corona.
Jendral Pol. Idham Azis menyatakan asas penerbitan maklumat itu guna menjaga keselamatan rakyat yang merupakan hukum tertinggi (Salus Populi Suprema Lex Esto).

Dalam maklumat itu, Idham melarang masyarakat untuk mengadakan kegiatan atau acara yang menyebabkan berkumpulnya massa, baik di tempat umum dan lingkungan sekitar.

Kriteria pengumpulan massa yang dilarang adalah:

1. Pertemuan sosial, budaya, keagamaan, dan aliran kepercayaan dalam bentuk seminar, lokakarya, sarasehan, dan kegiatan yang sejenis.

2. Konser musik, pekan raya, festival, bazar, pasar malam, pameran, dan resepsi keluarga.

3. Kegiatan olahraga, kesenian, dan jasa hiburan.

4. Unjuk rasa, pawai, dan karnaval.

5. Kegiatan lainya yang menjadikan berkumpulnya massa.

“Tidak melakukan pembelian dan/atau menimbun kebutuhan bahan pokok maupun kebutuhan masyarakat lainnya secara berlebihan,” ujar Kapolri Idham dalam maklumatnya.

Maklumat Kapolri terkait Corona
Maklumat Kapolri terkait penyebaran virus corona. 

Dalam maklumat itu, Jenderal Idham juga mewanti-wanti agar masyarakat tidak menyebarkan berita hoaks mengenai corona yang dapat meresahkan masyarakat.

Apabila ada perbuatan yang bertentangan dengan maklumat ini, maka setiap anggota polri wajib menindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, ujar Idham.

Dia meminta masyarakat tidak panik serta lebih meningkatkan kewaspadaan dan memperhatikan jarak aman masing-masing individu.

Hingga Sabtu (21/3), jumlah kasus positif corona berjumlah 450 pasien yang 38 di antaranya meninggal dan 20 sembuh.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here