Kajari Kota Bandarlampung Yusna Adia, SH, MH bersumpah demi Alloh SWT dan Rasulloh tak menerima “cipratan” Rp1,5 miliar dari uang yang diduga hasil korupsi proyek Dinas PUPR Kabupaten Lampung Utara (Lampura).

Kepala Seksi Jalan dan Jembatan Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Lampura Fria Adia Pratama mengaku “setor” Rp1,5 miliar ke Yusna Adia ketika menjabat Kajari Lampura.

Hal itu diungkapkan Fria Adia Pratama dalam persidangan dengan terdakwa Chandra Safari terkait kasus korupsi yang menyeret Bupati Agung Ilmu Mangkunegara di Pengadilan Tipikor Tanjungkarang, Senin (13/1).

Yusna yakini tak semua percaya kesaksian Fria Adia Pratama.

Uang tersebut tak langsung diserahkan ke Yusna. Fria menyerahkannya lewat kakak perempuannya di belakang RM Begadang Resto dan Kasi Datun Kejari Lampung Utara Rusdi.

Fria mengatakan “setoran” tersebut atas perintah mantan kepala Dinas PUPR Lampura Syahbudin pada tahun 2017.

Saksi juga mengatakan Kasipidsus Kejari Lampung Utara Van Barata pernah menerima uang Rp15 juta.

Menurut Fria, alasan “setoran” agar tak sering dipanggil pihak kejakasaan.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here