PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang mengganti rel sepanjang 44,5 kilometer selama periode Januari hingga Oktober 2026.
Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kualitas prasarana perkeretaapian sekaligus mengantisipasi penurunan kondisi jalur yang dapat memengaruhi keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api.
Manager Humas KAI Divre IV Tanjungkarang, Azhar Zaki Assjari mengatakan, penggantian rel menjadi bagian dari program pemeliharaan prasarana yang dilakukan secara terencana dan berkelanjutan.
Menurutnya, kondisi jalur kereta api harus terus dijaga agar mampu menunjang operasional perjalanan, baik untuk angkutan penumpang maupun barang.
“Penggantian rel merupakan bagian dari upaya KAI dalam menjaga keandalan prasarana perkeretaapian. Melalui pemeliharaan yang terencana dan berkelanjutan, kami berupaya memastikan kondisi jalur tetap terjaga sehingga perjalanan kereta api dapat berlangsung dengan aman dan lancar,” ujar Zaki.
Dia menjelaskan, proses penggantian rel tidak dilakukan sembarangan. Setiap pekerjaan membutuhkan perencanaan, pemeriksaan kondisi jalur, serta koordinasi antarpersonel agar seluruh tahapan sesuai standar teknis dan ketentuan keselamatan.
KAI Divre IV Tanjungkarang juga memastikan aspek keselamatan tetap menjadi prioritas dalam setiap pekerjaan pemeliharaan prasarana. Upaya tersebut sekaligus untuk menjaga keandalan layanan kereta api bagi masyarakat dan pengguna jasa angkutan barang.
“Kami berkomitmen untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas prasarana melalui kegiatan pemeliharaan yang berkelanjutan. Keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap proses pekerjaan maupun operasional perjalanan kereta api,” tambahnya. 
