23.4 C
Bandar Lampung
Selasa 14 Juli, 2020 03:00 WIB
Beranda EKONOMI Kadin Dorong Lampung Jadi Pilot Project Bangkitnya Kembali UMKM

Kadin Dorong Lampung Jadi Pilot Project Bangkitnya Kembali UMKM

 Kamar Dagang dan Industri (Kadin) berperan strategis dalam upaya menata kembali ekonomi masyarakat di era new normal Pandemi Covid-19.

Demikian disampaikan Ketua Kadin provinsi Lampung, Muhammad Kadafi, pada Festival UMKM Kadin Lampung, Parade Pangkas Rambut di Sheraton Hotel Lampung, Rabu (24/6).

ÔÇ£Lampung merupakan daerah nomor dua terbaik dalam penanganan covid-19. Sehingga sangat tepat kalau Lampung dijadikan sebagai pilot project dalam pengambil langkah terbaik yang dapat dilakukan untuk menggerakan kembali roda perekonomian,ÔÇØ katanya.

Dia juga berharap, dengan adanya kegiatan ini dapat menjadi semangat baru bagi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) untuk menjadikan Lampung sebagai pilot project pengembangan kembali UMKM di Indonesia, khususnya di Lampung.

Kegiatan ini digelar Kadin Lampung bekerjasama dengan Polda Lampung. Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-74.

Pada kegiatan tersebut, Kadin provinsi Lampung menghadirkan sebanyak 15 tukang cukur rambut dan 60 voluntir yang berasal dari masyarakat umum dan pengurus Kadin provinsi Lampung. Kegiatan cukur rambut dengan protokol kesehatan ini diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya.

Kabag Humas Polda Lampung, Kombes Zahwani Pandra Arsyad yang mewakili Kapolda, dalam sambutannya mengatakan, dalam rangka perayaan Hari Bhayangkara ke-74 tersebut ada beberapa rangkaian kegiatan yang dilakukan.

ÔÇ£Diantaranya bakti sosial yang dimulai sejak tangal 14 Juni dan puncak acara yang akan dilaksanakan pada tanggal 26 Juni 2020 secara serentak di seluruh Indonesia,ÔÇØ katanya.

Lebih jauh dia mengatakan, saat ini masyarakat Indonesia, khususnya Lampung sedang berjuang untuk melawan pandemi covid-19 yang datang dengan segala dampak negatifnya dan berpengaruh dalam segala aspek terutama perekonomian.

Adapun kegiatan festival UMKM ini sendiri bertujuan untuk dapat mendorong dan menggerakan kembali roda perekonomian, khususnya masyarakat provinsi Lampung. Kegiatan ini juga digelar sebagai upaya dalam menyosialisasikan kegiatan menuju era new normal.

ÔÇ£Guna membangun kesadaran dan persamaan persepsi akan pentingnya mematuhi protokol kesehatan dalam setiap pelayanan jasa dan usaha bagi pelaku dan konsumen,ÔÇØ tambahnya.

Dalam kegiatan ini, pihaknya juga menggelar kegiatan donor darah. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu PMI dalam mengumpulkan kantong darah lantaran di tengah pandemi ini, persediaan darah yang ada di PMI sudah sangat minim sekali.

ÔÇ£Selain itu, bangkitnya dunia usaha ini juga dapat membantu pihak kepolisian. Sebab kalau masyarakat tidak punya penghasilan, maka tingkat kiriminalitas juga akan meningkat,ÔÇØ tandasnya.

Ketua panitia Romi Junanto Utama yang juga sebagai WKU UMKM Kadin Provinsi Lampung melaporkan, Kadin Lampung bersama sejumlah rekanan juga memberikan bantuan kepada 7 rumah sakit yang ada di Lampung.

Yakni RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung, RS Pertamina Bintang Amin, dan Rumah Sakit Advent Bandarlampung.

Lalu, Rumah Sakit Urip Sumoharjo, RS Graha Husada, Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung dan RSUD Bandar Negara Husada.

Romi mengatakan acara ini terselenggara berkat bantuan dan kerjasama pihak-pihak sponsor diantaranya Unilever, CCAI, GGP, Els Coffee, dan Hotel Sheraton Lampung.

Adapun bentuk bantuan yang diberikan antara lain produk minuman, tempat sampah dan APD yang berada dari GGP, Els Coffee, Unilever, CCAI, dan Kadin Lampung.

Atas bantuan yang diberikan, Ketua IDI kota Bandarlampung, Dr Aditya M. Diomed yang turut hadir mewakili tenaga kesehatan berterimakasih atas bantuan yang diberikan oleh Kadin provinsi Lampung.

ÔÇ£Saya mewakili petugas kesehatan yang berperan di rumah sakit merasa diapresiasi kerja kita selama ini. Alhamdulillah Lampung cukup terkendali terkait covid-19, mudah-mudahan ini bisa menjadi semangat untuk kami bahwa kami tidak bekerja sendirian,ÔÇØ katanya.

Dirinya juga berharap, masyarakat dapat semakin peduli dalam upaya penanganan covid-19. Tanpa kepedulian dan peran serta masyarakat dalam menjaga kesehatan mereka dan menekan penyebaran covid, pekerjaan tenaga kesehatan jelas akan semakin berat.

EDITOR : adi

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Baca Juga

Pelaku UMKM Harus Bertransformasi Menuju Ekonomi Digital

Adaptasi dan transformasi menuju ekonomi digital harus menjadi prioritas para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKNM). Bukan hanya agar dapat bertahan, atau...

Terbit, Payung Hukum Relaksasi Kredit UMKM

 Pemerintah telah memberikan insentif dan relaksasi kredit terhadap para pengguna Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang terdampak pandemi Covid-19. Relaksasi itu diberlakukan dengan diterbitkannya Peraturan...

Kadin ÔÇô Pengusaha Deklarasi Bangkitkan Pariwisata Lampung Di Tengah Pandemi

 Guna membangkitkan kembali sektor pariwisata di tengah pandemi Covid-19, Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Provinsi Lampung menggelar...

Bergantung Pusat, Pemprov Lampung Tidak Berikan Stimulus UMKM

 Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung tidak memberikan stimulus untuk UMKM yang terdampak Covid-19. Wakil Gubernur, Chusnunia...
Translate »