25.6 C
Bandar Lampung
Selasa 14 Juli, 2020 10:35 WIB
Beranda DAERAH Istri Anggota DPRD Tanggamus Dapat Dana Bantuan Sosial Tunai

Istri Anggota DPRD Tanggamus Dapat Dana Bantuan Sosial Tunai

Istri seorang anggota DPRD Kabupaten Tanggamus, Umaiyah, memeroleh dana Bantuan Sosial Tunai (BST) Tahun 2020 sebanyak tiga tahap senilai Rp600 ribu/tahap.

Irsijaya Pangsa, wakil rakyat tersebut kaget, sebelum jadi wakil rakyat, keluarganya tak pernah memeroleh bantuan sosial dari pemerintah.

Dia dan istrinya sepakat tak mengambil dana BST tersebut dan minta dialihkan kepada warga yang memang berhak memeroleh dana tunai tersebut.

Irsijaya mendampingi isterinya menyerahkan surat pernyataan tak mau menerima dan minta namanya dihapus dari daftar penerima BST kepada aparat pekon/Ist

Mereka menyerahkan surat pernyataan tak akan mencairkannya dan minta dihapus dari daftar penerima BST kepada aparat Pekon Gunungmeraksa, Kecamatan Pulaupanggung, Kamis (28/5).

Awal bulan, tepatnya tanggal 2 Mei 2020, Irsijaya mempertanyakan “carut-marutnya” pemberian bantuan pemerintah lewat akun facebooknya.

Dana sudah besar tapi kurang tepat sasaran, katanya.

Alih-alih ada pembenahan data dari pihak yang menangani dana bantuan, isterinya malah memeroleh BST.

Irsijaya malah ikut menyalurkan sembako dari pemerintah kepada warga terdampak Covid-19/Foto FB Isrijaya

Dua pekan lalu, tepat 13 Mei 2020, Irsijaya menuliskan pernyataan secara terbuka lewat akun facebooknya. Dia mengunggah lagi soal tersebut pada pada 18 Mei 2020.

Bukannya sombong dan tak butuh duit, semua juga terkena dampak akibat pandemi Covid-19, tapi sebaiknya berikan kepada yang lebih layak, katanya.

Dia mengunggah lagi soal tersebut pada pada 18 Mei 2020.

Walau sudah dua kali menyatakan secara terbuka penolakan terhadap BST untuk istrinya lewat akun facebooknya, Irsi masih khawatir anggapan masyarakat.

Dia dan istrinya lalu sepakat menyerahkan pernyataan tertulis menolak dan minta dihapus dari daftar penerima BST.

Irsijaya yakin istrinya memeroleh BST bukan atas usulan aparat pekonnya. “Saya kira jika itu pendataan baru, petugas setempat sudah tahu siapa saya sekarang dan dulu,” katanya.

Dia minta pihak yang berwenang membenahi carut-marut pendataan penerima bantuan. Kasihan aparat desa jadi sasaran warga, katanya.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Baca Juga

Ini Pejabat Tersangka Jilid 2 Korupsi Di Dinas PUPR Lamsel

KPK dikabarkan telah menetapkan dua pejabat yang jadi tersangka kasus korupsi proyek infrastruktur "jilid dua" Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel). Keduanya adalah mantan kepala Dinas Pekerjaan...

Pejuang Bravo Lima Konsolidasi Kepengurusan Dan Kawal Jokowi-Maruf

Pejuang Bravo Lima (PBL) Lampung konsolidasi dalam rangka prakondisi pemantapan pelantikan kepengurusan periode 2019-2024. Acara berlangsung di Emerald Bistro, Emerald Hill Residence, Jl RE Martadinata, Kelurahan...

2.465 Penyelenggara Pilkada Waykanan Jalani Pemeriksaan Kesehatan

 Sebanyak 2.465 orang penyelenggara adhoc Pilkada termasuk seluruh Pimpinan dan staf KPU Waykanan menjalani pemeriksaan kesehatan, Senin (12/7).

Kursi Nasir-Naldi Sudah Cukup Berlayar Di Pilkada Pesawaran

Kursi dukungan terhadap pasangan M. Nasir dan Naldi Rinara S Rizal sudah cukup untuk berlayar mengikuti kontestasi Pilkada 2020 Kabupaten Pesawaran. Setelah sebelumnya mengantongi empat...
Translate »