PT Pelabuhan Indonesia II/IPC Cabang Panjang memotori puluhan perusahaan dan asosiasi untuk penandatanganan lima kesepakatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Provinsi Lampung.

Sekdaprov Lampung Fahrizal Darminto menyaksikan GM IPC Panjang Drajat Sulistyo menandatangani kesepakatan K3 yang kemudian diikuti perusahaan dan asosiasi lainya.

Acara penandatangan kesepakatan K3 dilakukan usai upacara peringatan 50 tahun K3 Lampung yang dipusatkan di Dermaga B, IPC Panjang, Kota Bandarlampung, Selasa (11/2).

Kelima kesepakatan K3 itu adalah: (1). Kami berdoa sebelum memulai aktivitas di lingkungan kerja; (2) Kami mngutamakan disiplin menggunakan alat pelindung diri di lingkungan kerja.

Lalu, (3). Kami mengenali dan mengendalikan bahaya atas resiko di area kerja sebelum memulai pekerjaan; (4). Kami mematuhi peraturan dan ketentuan keselamatan dan kesehatan serta lingkungan kerja.

GM IPC Panjang Drajat Sulistyo (baju putih) bersama Forkopinda Lampung usai penandatanganan kesepakatan/RMOLLampung

Terakhir, (5). Kami mengutamakan keselamatan dalam setiap aktvitas baik di tempat kerja maupun di luar tempat kerja.

IPC Panjang menjadi tuan rumah Perayaan Bulan K3 Emas Nasional di Lampung yang diikuti Forkopinda Provinsi Lampung dan stakeholder IPC Panjang di Provinsi Lampung.

Usai penandatanganan, sebagai tanda kesepakatan, Drajat Sulistyo, Fahrizal Darminto, dan pemangku kepentingan lainnya melepas balon dan menyaksikan atraksi penanganan kecelakaan kerja serta pameran K3.

Tema peringatatan K3 Lampung tahun 2020: “Optimalisasi Kemandirian Masyarakat Berbudaya K3 Pada Era Industri 4.0 Berbasis Teknologi.

Aktraksi penanggulangan kecelakaan kerja saat peringatan K3 Lampung di IPC Panjang/RMOLLampung

General Manager IPC Panjang Drajat Sulistyo mengatakan kebanggaan tersendiri bagi IPC Panjang menjadi tuan rumah peringatakan K3 di Provinsi Lampung.

Menurut Drajat, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II/Indonesia Port Corporation (IPC) berkomitmen terhadap K3, terutama terhadap semua pemangku kepentingan di pelabuhan yang dipimpinnya.

“Sejalan dengan visi IPC untuk menjadi pengelola pelabuhan kelas dunia, IPC secara konsisten mengimplementasikan hal itu untuk mencapai zero accident,” ujarnya.

Perusahaan-perusahaan yang menandatangi kesepakatan adalah IPC Panjang, PT PTP Panjang, PT IPC TPK Panjang, PT JAI Panjang, BUP Sinar Mas, BUP Bukit Prima, PT OSCT Jakarta, DPC INSA Lampung.

APBMI, PTPN VII, PT Bukit Asam, Pertamina Panjang, PT Semen Padang, PLTU Sebalang, PT SIP, PT SBI, PT Indocement, PT TEL, PT Noahtu, AKR Corporindo TBK.

Waskita Karya, PGN Maringgai,  PIT,  MSU, Koperasi TKBM, ISAB, PT TBL, PT SBR , Kantor KSOP Kelas I Panjang.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here