Jokowi dan Ibu Sudjiatmi Notomihardjo yang bisa disapa Eyang Notomihardjo/Net

 Keluarga Presiden Joko Widodo berduka. Ibu Sudjiatmi Notomihardjo  yang bisa disapa Eyang Notomihardjo meninggal dunia di Solo pada pukul 16.45 WIB, hari Rabu ini (25/3).

Kabar duka itu sudah dikonformasi sejumlah pejabat tinggi negara, seperti Menteri Sekretaris Negara Pramono Anung juga Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Budi Arie Setiadi, kepada media.

Sudjiatmi lahir di Solo pada 15 Februari 1943. Dari perkawinannya dengan Widjiatno Notomihardjo lahirlah empat orang anak, yakni Joko Widodo, Iit Sriyantini, Titik Relawati, dan Ida Yati.

Sudjiatmi merupakan anak dari pasangan Wirorejo dan Sani, pasangan pedagang kayu dari Kelurahan Giriroto, Ngemplak, Boyolali.

Wafatnya ibunda Presiden Joko Widodo diduga karena penyakit kanker yang telah lama diderita.

“Beliau sudah lama sakit kanker tenggorokan,” kata Staf Khusus Presiden, Dini Shanti Purwono dalam pesan singkat, Rabu (25/3).

Hal itu juga dipastikan oleh Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Indonesia, Teten Masduki. Teten mengatakan, kepergian ibunda Presiden bukan karena virus corona yang belakangan makin menyebar.

“Kami ingin meluruskan, setelah mendapatkan informasi, bahwa kepergian ibunda Sudjiatmi, ibu dari Bapak Presiden, tidak ada kaitannya dengan virus corona. Sama sekali tidak ada, beliau tidak terkena corona,” tegas Teten.

Sudjiatmi diketahui meninggal dunia di Solo pada pukul 16.45 WIB. Ia meninggal di usianya yang menginjak 77 tahun di Rumah Sakit DKT Solo, Jalan Slamet Riyadi Nomor 32, Purwosari, Laweyan.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here