28.9 C
Bandar Lampung
Rabu 15 Juli, 2020 11:44 WIB
Beranda POLITIK Hindari Corona, Pelantikan PPS Dilakukan Terpisah

Hindari Corona, Pelantikan PPS Dilakukan Terpisah

 Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengeluarkan surat edaran untuk mengantisipasi penyebaran

Covid-19 atau virus corona, sehingga tidak mengganggu tahapan Pemilihan 2020.

Pertama; KPU akan mengeluarkan Surat Edaran (SE) terkait pengaturan pola kerja pegawai di lingkungan Sekretariat Jenderal KPU RI, KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota, termasuk Ketua dan Anggota KPU.

Pengaturan tersebut meliputi jadwal kerja, sebagian bekerja masuk kantor dan sebagian lagi bekerja dari rumah atau Work from Home, melindungi diri masing-masing dengan penyediaan sanitizer baik pribadi maupun di ruang kerja, sehingga perhatian untuk pencegahan penyebaran Covid-19 bisa dimaksimalkan.

Kedua; terkait kelanjutan pelaksanaan tahapan Pemilihan 2020 yang dilaksanakan dalam waktu dekat ini (bulan Maret-April 2020), KPU mengatur sebagai berikut:

1.Saat ini tahapan rekrutmen PPS sedang berlangsung, yaitu pengumuman PPS terpilih dan akan dilanjutkan dengan pelantikan PPS agar dilakukan tidak bersamaan dalam jumlah banyak.

Pelantikan PPS dapat dilakukan di masing-masing kecamatan dengan mekanisme 5 orang Ketua/Anggota KPU Kabupaten/Kota diberikan kewenangan masing-masing untuk melantik di kecamatan yang terpisah (berpencar di 5 titik), apabila masih dirasa terlalu banyak, bisa juga dilakukan bergelombang, pagi hingga sore, untuk menghindari pengumpulan massa dalam jumlah banyak.

2.Tahapan verifikasi faktual dukungan bapaslon perseorangan dilaksanakan petugas dengan proteksi diri yang ketat, jaga jarak dalam berkomunikasi, hindari kontak langsung dan bersihkan anggota badan dengan sanitizer dan penggunaan masker, termasuk membersihkan peralatan yang digunakan.

3.Tahapan pemutakhiran data pemilih juga dilaksanakan petugas dengan proteksi diri yang ketat seperti halnya verifikasi faktual dukungan bapaslon perseorangan.

Ketiga; KPU juga mengintruksikan kepada KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota untuk menunda kegiatan-kegiatan yang mengumpulkan massa dalam jumlah besar hingga 31 Maret 2020, dan dijadwalkan ulang mulai 1 April 2020, seperti Bimtek, pelatihan dan launching Pemilihan 2020.

KPU berharap upaya pencegahan penyebaran Covid-19 selama dua minggu ini penanganannya berhasil dengan baik, sehingga tahapan Pemilihan 2020 dapat berjalan dengan baik.

Sampai saat ini KPU belum memiliki opsi penundaan tahapan, semua proses masih berjalan sesuai tahapan, program dan jadwal Pemilihan 2020.

EDITOR : ADI

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Baca Juga

KPU: Jokowi-Maruf Tetap Sah Pasca MA Kabulkan Gugatan Rachmawati

 Gugatan hasil pemilihan presiden (Pilpres) 2019 yang diajukan Pendiri Yayasan Pendidikan Soekarno, Rachmawati Soekarnoputri, telah dikabulkan Mahkamah Agung...

WHO Akui Virus Corona Baru Bisa Menyebar Lewat Udara

 Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada akhirnya mengakui bukti yang diberikan ratusan ilmuan bahwa penyebaran virus corona baru (SARS-CoV-2)...

Lodewijk dan Ririn Kembali Bagi APD Dan Sembako Ke Warga Metro

 Sekretaris Jendral (Sekjen) Partai Golkar Lodewijk F Paulus kembali memberikan sejumlah bantuan kepada masyarakat di Kota Metro, Kamis (16/4).

Hukuman Mati Bagi Koruptor Anggaran Covid-19

PEMERINTAH melalui Kementerian Keuangan R.I. (Kemenkeu R.I.) menyiapkan dana tambahan sebesar Rp62,3 triliun untuk penanganan virus Corona di Indonesia. Anggaran ini...
Translate »