23.8 C
Bandar Lampung
Jumat 5 Juni, 2020 23:33 WIB
Beranda DAERAH Gubernur Arinal Akhirnya Keluarkan Sembilan Himbauan Cegah Corona

Gubernur Arinal Akhirnya Keluarkan Sembilan Himbauan Cegah Corona

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi akhirnya mengeluarkan sembilan himbauan terkait pencegahan penyebaran wabah virus corona atau Covid-9.

Sebelum keluar himbauan Gubernur Arinal tentang pencegahan virus corona tersebut, beberapa bupati/wali kota sudah lebih dulu mengeluarkan himbuan serupa.

Himbauan Gubernur Arinal tertuang dalam Surat No.440/1022/06/2020 perihal Antisipasi dan Kesiapsiagaan Menghadapi lnfeksi Covid-19 di Provinsi Lampung.

Surat himbauan yang ditandatangani Gubernur Arinal tertanggal 16 Maret 2020 itu ditujukan kepada 15 bupati/walikota di Provinsi Lampung.

Selain itu, himbauan ditujukan pula kepada para kepala instansi vertikat, rektor perguruan tinggi negeri dan swasta, serta para kepala OPD di Lingkungan Pemprov Lampung.

Menurut Gubernur Arinal, himbauan tersebut untuk menindaklanjuti arahan Presiden RI lr. H. Joko Widodo, beberapa menteri, dan situasi terkini.

Kesembilan himbauan Gubernur Arinal:

Satu, menyampaikan himbauan kepada masyarakat untuk tetap melakukan perilaku hidup bersih dan sehat/Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) serta tetap menjaga stamina agar daya tahan tubuh tetap terjaga;

Dua, Memberikan informasi kepada masyarakat untuk segera memeriksakan diri ke fasititas kesehatan terdekat jika mengalami gejala demam lebih dari 38″C, batuk, pilek, sakit tenggorokan dan sesak nafas untuk ditakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Tiga, untuk mencegah dan melakukan tindak antisipatif penyebaran virus Covid 19 di lingkungan kerja masing-masing, diinstruksikan kepada saudara segera melakukan pembentukan gugus tugas penanganan Covid 19 di masing-masing
lingkup kerja;

Empat, untuk meminimalisir penyebaran virus Covid-l9 di Provinsi Lampung, seluruh aparatur sipil negera (ASN) dapat melaksanakan tugas-tugas pekerjaan kantor/kedinasan di rumah masing-masing (bukan libur) dengan tetap memperhatikan pertanyanan publik dan tidak mengurangi kinerja masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) serta dilakukan evaluasi oleh pejabat tinggi pratama (JTP)/kepala OPD masing-masing dengan menerapakan daftar hadir terhitung mutai tanggal 17 Maret 2020 sampai dengan 30 Maret 20

Lima, pelaksanaan kegiatan belajar mengajar pada semua jenjang dan jenis pendidikan di Provinsi Lampung dilakukan di rumah peserta didik masing-masing terhitung mulai tanggat 17 Maret 2020 sampai dengan 30 Maret 2020 (14 hari kalender);

Enam, seluruh guru/pengajar/instruktur agar menyiapkan materi pembelajaran dan melaksanakan proses belajar mengajar melatui metode dalam jaringan (online), maupun melalui penugasan terstruktur sesuai dengan kurikulum yang telah ditentukan, serta melakukan hasit evaluasi setelah peserta didik kembali ke sekolah;

Tujuh, melakukan koordinasi internal secara intensif sampai dengan tingkat desa/kelurahan/pekon dengan melibatkan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Fokorpimda) Kabupaten/Kota, dinas kesehatan kabupaten/kota, rumah sakit dan pengelola fasititas layanan publik yang ada di masing-masing witayah (bandara, pelabuhan, terminal, stasiun kereta api dll).

Bila dipandang pertu, intruksinya, dapat membentuk “Whatsapp Group” untuk pelaporan respon cepat 1×24 iam.

Delapan, agar bupati/walikota dan instansi terkait melakukan pengawasan terhadap ketersediaan pangan untuk terjaminnya pasokan pangan utama bagi masyarakat dengan harga yang terjangkau dan melakukan pemantauan terhadap kondisi kesehatan para TKI yang baru kembali dari luar negeri dalam waktu 14 hari terakhir serta terhadap tenaga kerja asing di wilayah Provinsi Lampung;

Sembilan, melaporkan hal-hal terkait progres penanganan kesiapsiagaan di masing-masing kabupaten/kota dan segera melaporkan jika ditemukan kasus suspek corona virus/Covid 19 kepada Gubernur Lampung melalui Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung selaku ketua Gugus Tugas Penanganan Covid 19 di Provinsi Lampung melalui nomor WA 08127415087.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Baca Juga

Bantuan PKH Dan BPNT Di Pekon Sukaraja Semaka Carut Marut

 Carut marut terjadi dalam penyaluran Bantuan Kesejahteraan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)...

Tak Ada Yang Gratis, Rapid Test Pelaku Perjalanan Dinas Dibayari Pemerintah

 Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Reihana, membenarkan rapid test harus bayar Rp 350 ribu. Ia...

Rapid Test Di Diskes Lampung Bayar Rp 350 Ribu

 Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Gontor Cabang Lampung yang juga wali santri, mengeluhkan biaya rapid test yang terlalu...

Gempa Tektonik 4,9 SR Di Lepas Pantai Kabupaten Pesisir Barat

Gempa tektonik berkekuatan 4,9 scala richter (SR) menggetarkan Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung,Jumat (5/6), pukul 11.04 WIB. Berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG),...
Translate »