23.8 C
Bandar Lampung
Minggu 31 Mei, 2020 05:27 WIB
Beranda PELABUHAN PANJANG GM IPC Panjang Drajat Sulistyo Buka Rahasia Dongkrak Trafik Ekspor-Impor Saat Badai...

GM IPC Panjang Drajat Sulistyo Buka Rahasia Dongkrak Trafik Ekspor-Impor Saat Badai Covid-19

Saat pandemi Covid-19 ini, trafik ekspor-impor PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau IPC Cabang Pelabuhan Panjang malah naik  triwulan pertama ini. Apa rahasianya?

Sistem pelayanan digital yang telah dilakukan sejak tahun lalu. “Digital port,” ujar General Manager IPC Panjang Drajat Sulistyo kepada Kantor Berita RMOLLampung.

Dia bersyukur IPC Panjang telah menerapkan aplikasi digital dalam pelayanannya kepada para mitra pelabuhannya sehingga tak terpengaruh adanya pandemi Covid-19.

“Silahkan para mitra kami stay at home, biar kami yang terus bekerja 24 jam selama seminggu,” ujar Drajat Sulistyo di sela jumpa pers di Gedung IPC Panjang, Kota Bandarlampung, Jumat (17/4).

Semuanya demi menjaga rantai kebutuhan logistik negri ini, tandasnya penuh optimistis didampingi humasnya: Frans Radian.

Lewat IPC Panjang, kunjungan kapal asing mengalami kenaikan empat persen dan muatan hampir dua juta ton dibandingkan periode yang sama tahun lalu lewat Pelabuhan Panjang.

Pelayan terus berjalan 24 jam selama tujuh hari selama sepekan, kata Drajat Sulistyo.

Sejak akhir tahun 2018, IPC Panjang telah memanfaatkan aplikasi Tempat Penimbunan Sementara berbasis online (TPS Online) di Terminal Petikemas Pelabuhan Panjang.

TPS Online merupakan solusi digital untuk melakukan Pertukaran Data Elektronik (PDE) kontainer antara sistem IPC di Terminal Peti Kemas dengan sistem Bea Cukai di pelabuhan.

 

Lalu, akhir tahun lalu, Jumat  (20/12/2019), IPC Panjang me-launching Aplikasi Marine Operating System (MOS), Jumat  (20/12).

Di bulan yang sama, IPC Panjang juga telah meluncurkan sistem pembayaran dengan virtual account dan e-invoice sehingga pengguna jasa tak perlu berhadapan langsung apalagi saat pandemi Covid-19 inu.

Dijelasnya, MOS merupakan salah satu program digitalisasi yang diiplementasikan untuk memudahkan proses perencanaan, pencatatan, dan pelaporan dan informasi pelayanan kapal untuk pengguna jasa.

Caranya dengan mengintegrasikan secara otomatis semua unsur dalam pelayanan   pemanduan dan penundaan di Pelabuhan Panjang, kata Drajat Sulistyo.

Lewat MOS, pelanggan mendapatkan informasi pandu/kapal tunda, pelanggan bisa berkomunikasi langsung dengan planner untuk penetapan pelayanan serta masih adanya potensi koreksi nota pelayanan.

“Dengan aplikasi MOS ini pelanggan mendapatkan kepastian waktu pelayanan., koreksi nota dapat diminimalisir, pelayanan secara otomatis berjalan secara online,” katanya.

Semua data, lanjutnya, terlacak dan dapat dimonitor melalui dashboard pelayanan.

Menurut Drajat Sulistyo,  apa yang telah dilakukan oleh IPC Panjang dalam mewujudkan visinya menjadi pelabuhan yang berkelas dunia merupakan bentuk dukungan kepada Provinsi Lampung.

“Kami mendukung dalam bidang perdagangan dengan menyediakan layanan yang memudahan pelanggan dalam mengirimkan barang–barang dari Provinsi Lampung,” katanya.

Dia berharap Pelabuhan Panjang akan semakin maju dan bisa ikut membuat Lampung menjadi maju dan terdepan di Pulau Sumatera.

IPC Panjang akan terus melakukan modernisasi dan digitalisasi semua lini pelayanan yang tak lain untuk memberikan pelayanan yang memenuhi ekspektasi pengguna jasa.

Mulai tahun 2020, Pelabuhan Panjang sudah menjadi pelabuhan yang memiliki pelayanan berkelas dunia yang bisa ikut mendokram pemasaran produk-produknya daerah ini dan se-Sumbagsel ke.manca negara.

Sekali lagi saya sampaikan bahwa IPC Panjang terus mendorong semua pelayanan berbasis IT, tutupnya.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Baca Juga

Organisasi Pers Desak Kapekon Sukaraja Minta Maaf, Atau Mundur!

 Dugaan pelecehan terhadap media online oleh Boymin selaku Kepala Pekon (Kapekon) Sukaraja Kecamatan Semaka, menuai kecaman beberapa organisasi...

“Garang” Di Medsos, Abu Janda Tak Muncul Dipanggil Bareskrim

Permadi Arya atau Abu Janda mungkin hanya kelihatan garang di sosial media. Dipanggil Bareskrim Polri terkait ujaran kebencian dan penistaan agama, batang hidungnya tak...

Rumah Ibadah Boleh Dibuka Di Masa New Normal Versi Kemenag

 Rencana pemerintah pusat untuk mengembalikan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat kembali normal dalam bingkai tatanan kehidupan baru atau...

New Normal Atau Norma Baru?

Oleh Dr. Andi Desfiandi, SE,. MA PEMERINTAH merencanakan penerapan new normal atau "kenormalan baru", yakni "pelonggaran" daerah zona hijau dengan tetap menjalankan protokol kesehatan. Secara bertahap...
Translate »