Ilustrasi rusa di penangkaran Universitas Lampung/Ist

Empat rusa mati di Penangkaran Rusa Universitas Lampung, Gedongmeneng, Rajabasa, Kota Bandarlampung dua pekan terakhir ini.

Aktivis lingkungan hidup mengusulkan rusa yang masih hidup diselamatkan ke penangkaran rusa di Sumberagung, Taman Hutan Raya (Tahura) Register 19, Kemiling, Kota Bandarlampung.

Almuhery Ali Paksi/RMOLLampung

Almuhery Ali Paksi, aktivis lingkungan hidup Lampung, menyesalkan adanya kesan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Lampung cuek terhadap hewan yang dilindungi tersebut.

Menurut Direktur Yayasan Masyarakat Hayati Indonesia (YMHI) itu, lokasi penangkaran rusa tidak layak, makanan tidak memadai, dan kurangnya fasilitas pendukungnya.

Universitas Lampung telah mengantongi Surat Ijin Penangkaran No.137/IV-K9/1.Prl/2004. Jika memang tak mampu, Almuhery mengusulkan pencabutan ijin penangkaran.

 

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here