26.3 C
Bandar Lampung
Sabtu 8 Agustus, 2020 10:06 WIB
Beranda Empat Cara Hentikan Kekerasan Muslim Uighur
Array

Empat Cara Hentikan Kekerasan Muslim Uighur

Polemik mengenai ketidakadilan yang dialami oleh Muslim Uighur semakin terdengar di dunia internasional. Sebagai negara dengan mayoritas Muslim terbesar di dunia, gerak gerik Indonesia pun ikut diperhatikan.

Buktinya, sebuah media asing baru-baru ini membuat sebuah laporan yang cukup menggegerkan lantaran menuding ormas-ormas Islam di Indonesia seakan-akan telah disuap oleh pemerintah China agar bungkam mengenai isu Muslim Uighur.

Diungkapkan oleh mantan Ketua Komisi HAM Organisasi Kerjasama Islam, Siti Ruhaini Dzuhayatin, Indonesia tidak pernah bungkam bila menyangkut kekerasan yang melibatkan umat Muslim seperti Palestina, Rohingya, bahkan Uighur.

Sebaliknya, dengan politik luar negeri bebas aktif, Indonesia selalu mendorong para pihak yang terlibat untuk menyelesaikan masalah dengan pendekatan constructive engagement. Apalagi saat ini Indonesia adalah anggota Dewan Keamanan dan Dewan HAM PBB.

Pendekatan konstruktif dibutuhkan karena, menurut mantan Staf Khusus Presiden Bidang Keagamaan Internasional ini, persoalan Uighur sangatlah kompleks. Masalahnya bukan semata tentang keagamaan tetapi juga masalah politik, ekonomi, dan budaya. Dengan begitu, ada empat hal yang selalui Indonesia dorong terkait dengan penyelesaian kasus Uighur.

“Pertama, pemerintah China perlu melokalisir dalam menangani, apa yang mereka sebut sebagai kelompok ekstrimis yang dianggap membahayakan keamanan nasional dengan tetap mengindahkan prinsip-prinsip yang secara internasional disepakati,” ujar Siti dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (15/12).

Selanjutnya, pemerintah China perlu mengedepankan dialog dengan kelompok-kelompok moderat dan proresif dalam rangka memberikan otonomi yang lebih luas dalam hak beragama dan berbudaya.

Dan terakhir adalah terus mendorong pemerintah China untuk terus bekerjasama dengan lembaga-lembaga internasional seperti Dewan HAM dalam menyelesaikan masalah Uighur.

EDITOR : Adi

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Baca Juga

Mobil Ambulan Dari Lampura Kecelakaan Parah Di Jembatan Layang MBK

Mobil ambulan dari Bukitkemuning, Kabupaten Lampung Utara kecelakaan parah di Jalan Layang MBK, Kota Bandarlampung, Sabtu (8/8), pukul 01.00 WIB. Akibatnya, mobil yang sedang membawa...

Bawaslu Pesibar Dapat Nilai Memuaskan Pada Pelatihan Sengketa Pilkada

Bawaslu Pesisir Barat lulus dengan nilai sangat memuaskan dari Mahkamah Agung RI pada Pelatihan Sengketa Pilkada di Hotel Artotel, Jakarta, Jumat (7/8). Pada pelatihan yang...

Pol PP Pemkot Bandarlampung Galak-Galak

Warga mengeluhkan perilaku Polisi Pamong Praja (PP) yang merangkap jadi juru parkir di Pemkot Bandarlampung. Ada yang kerap bersikap kasar terhadap warga. Rifki, salah seorang...

Advokat Pro Demokrasi Bantah Cabut Laporan Terhadap Yusuf Kohar

Perhimpunan Advokat Pro Demokrasi (PAPD) Lampung menyatakan hoaks lembaganya telah mencabut laporan dugaan pelanggaran pilkada oleh calon wali Kota Bandarlampung Yusuf Kohar. "Kami datang ke...
Translate »