Sidang kasus korupsi fee proyek Lampura/ RMOLLampung

Beberapa anggota Komisi 3 DPRD Lampung Utara (Lampura) disebut ikut menyetor uang ke Kadis PURPR nonaktif, Syahbudin.

Hal ini disampaikan oleh Mangku Alam, pensiunan PNS Lampura Kasi Pengawasan Dinas PUPR saat menjadi saksi di sidang kasus korupsi fee proyek Lampura, di Pengadilan Tipikor Tanjungkarang, Senin (9/3).

“Syahbudin pernah meminta saya untuk mengambil uang dari anggota Komisi 3 DPRD Lampung Utara (periode 2014-2019). Jumlahnya bervariasi, Emil Rp 100 juta, Riko Rp 70 juta, Johan Rp 50 juta, Maria Rp 60 juta,” kata Mangku Alam.

Ia mengaku tidak tahu keterkaitan uang dari anggota DPRD Lampung Utara tersebut.

“Saya tidak tahu, karena saya hanya diperintah untuk ngambil itu saja pak,” jelasnya.

Tambahnya, uang tersebut langsung diberikan kepada Fria dan Syahbudin. “Saya tidak tahu untuk apa uangnya,” uajrnya.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK RI, Ihsan Fernandi mengatakan anggota DPRD Lampung Utara menyetor uang untuk mendapatkan proyek. “Tadi kita dengar mereka juga mendapatkan proyek,” ujarnya.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here