Mahendra Siregar/RMOL

Di tengah ekonomi global yang krisis seperti saat ini, kehadiran startup-startup dapat menjadi tumpuam penting bagi pendorong perekonomian Indonesia ke depan.

Demikian disampaikan Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar dalam sambutannya pada acara Kemlu for Startup: Menarik Investasi Modal Ventura Lokal dan Internasional, di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Senin (25/11).

“Dan tentu ini (startup) merupakan andalan yang menjadi salah satu tugas dan pilar utama Kemlu untuk diplomasi ekonomi,” ujar Mahendra seraya menambahkan bagaimana situasi ekonomi global saat ini, dikutip Kantor Berita Politik RMOL.

Menurut Mahendra, saat ini perekonomiam dunia mengalami tingkat pertumbuhan ekonomi dan perdagangan yang terendah. Untuk pertumbuhan ekonomi, saat ini terendah sejak krisis keuangan global 1998. Sedangkan untuk perdagang internasional adalah yang terendah sejak sekitar 20 tahun terakhir.

“Artinya, sejak global financial krisis, kita tidak pernah melihat pertumbuhan ekonomi yang kemungkiman besar tahun ini berada di bawah 3 persen. Dan untuk perdagangan internasional kita tidak pernah melihat pertumbuhannya di bawah 1,5 persen atau kurang dari 1 persen dalam tahun-tahun ini,” jelas Mahendra.

Untuk bisa survive, Mahendra katakan Indonesia harus mendorong suatu ekosistem berbasis dalam negeri tapi juga sanggup berdaya saing di tingkat internasional. Hal ini pun cocok untuk sektor IT, digital, dan internet karena Indonesia memiliki faktor yang tidak banyak dimiliki negara lain.

Salah satu faktor tersebut disebutkan Wamenlu adalah Indonesia memiliki penduduk usia muda, yang jelas lebih dinamis, kreatif, dan penuh potensi untuk berkembang.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here