23.8 C
Bandar Lampung
Sabtu 6 Juni, 2020 00:17 WIB
Beranda EKONOMI Ekonomi Darurat, Aktivis Gelar Referendum Besok

Ekonomi Darurat, Aktivis Gelar Referendum Besok

RMOLLampung. Seratus tokoh nasional dan mantan aktivis nasional akan berkumpul di Pulau Dua Restoran, Senayan, Rabu besok (1/8). Mereka berkumpul untuk membahas mengenai ancaman krisis ekonomi.

Ada tiga tokoh yang akan dihadirkan sebagai pembicara utama dalam acara tersebut. Mereka adalah Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Ferry Juliantono, ekonom senior Dr. Rizal Ramli, dan mantan Menkeu Kwik Kian Gie.

Dijelaskan Ferry, acara ini merupakan bentuk nyata dari referendum yang dilakukan oleh para aktivis terhadap Jokowinomic alias kebijakan ekonomi yang tengah dijalankan pemerintah Jokowi. Pasalnya, kebijakan ekonomi yang cenderung liberal dari pemerintah dikhawatirkan akan memicu terjadinya krisis ekonomi.

Kami merasa perlu untuk membahas ancaman krisis ekonomi yang akan lebih besar dari krisis moneter tahun 1998. Pemerintah seolah tidak berdaya, malah asik pencitraan. Padahal rakyat makin mengencangkan ikat pinggang. Lapangan kerja makin sulit dan harga-harga kebutuhan pokok melambung tinggi,” katanya dalam keterangan pers yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (31/7).

Diskusi publik ini diharapkannya dapat menarik perhatian para elit dan pemerintah yang memikirkan dampak krisis ekonomi di depan mata. Sebab, menurutnya, krisis ini kian parah di tengah masyarakat sulit mendapatkan lapangan kerja. Hal itu, diperparah dengan harga kebutuhan pokok yang kian meroket.

Ini sudah darurat ekonomi. Kita harus melakukan referendum ekonomi terhadap Jokowinomic yang secara nyata tidak dapat menjawab pasal 33 UUD 1945, untuk menyejahterakan rakyatnya,” lanjut Ferry.

Diskusi itu rencananya juga dihadiri tokoh nasional seperti Rachmawati Soekarnoputri, Sri Edi Swasono, Syahganda Nainggolan, Ahmad Dhani, Fahri Hamzah, Andrianto, dan lainnya. [RMOL]

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Baca Juga

Bantuan PKH Dan BPNT Di Pekon Sukaraja Semaka Carut Marut

 Carut marut terjadi dalam penyaluran Bantuan Kesejahteraan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)...

Tak Ada Yang Gratis, Rapid Test Pelaku Perjalanan Dinas Dibayari Pemerintah

 Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Reihana, membenarkan rapid test harus bayar Rp 350 ribu. Ia...

Rapid Test Di Diskes Lampung Bayar Rp 350 Ribu

 Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Gontor Cabang Lampung yang juga wali santri, mengeluhkan biaya rapid test yang terlalu...

Gempa Tektonik 4,9 SR Di Lepas Pantai Kabupaten Pesisir Barat

Gempa tektonik berkekuatan 4,9 scala richter (SR) menggetarkan Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung,Jumat (5/6), pukul 11.04 WIB. Berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG),...
Translate »