Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat resmi menerbitkan surat keputusan (SK) kepengurusan DPD Partai Demokrat Provinsi Lampung periode 2026–2031.
Dalam kepengurusan tersebut, Edy Irawan Arief kembali dipercaya sebagai ketua sebagaimana hasil Musyawarah Daerah V pada 27 Juni 2026 di Hotel Grand Mercure. Edy Irawan akan didampingi Yozi Rizal sebagai sekretaris dan Amaludin sebagai bendahara.
SK DPP Partai Demokrat Nomor 83/SK/DPP.PD/DPD/X/2026 tentang Susunan Kepengurusan DPD Partai Demokrat Provinsi Lampung Periode 2026–2031 diserahkan langsung oleh Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Herman Khaeron pada Rabu 21 Oktober 2026.
Edy mengatakan, terbitnya SK tersebut menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus menyatukan seluruh kader setelah melalui proses politik organisasi.
“Dalam kepengurusan ini, kami menunjukkan sikap kedewasaan yang tinggi. Kita tunjukkan bahwa pertarungan politik sudah selesai. Semua adalah kader. Perbedaan itu biasa di partai,” kata Edy di kantor Demokrat Lampung, Sabtu 24 Oktober 2026
Menurutnya, seluruh kader harus meninggalkan perbedaan yang muncul selama proses politik internal dan kembali fokus membesarkan organisasi.
“Kita menjadi penyejuk. Kita tidak berpikir tentang masa lalu, tetapi menatap masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Edy menjelaskan, SK kepengurusan tersebut dilengkapi empat lampiran yang mencakup struktur pengurus harian dan badan, Dewan Pertimbangan, Dewan Kehormatan, serta pimpinan dan anggota Fraksi Demokrat.
Dari komposisi kepengurusan yang telah ditetapkan, sekitar 60 persen merupakan wajah lama, sedangkan keterwakilan perempuan mencapai 32 persen.
Ia menyebut, pengurus Demokrat Lampung juga memiliki latar belakang pendidikan yang beragam, mulai dari jenjang sekolah menengah atas hingga doktoral.
Setelah menerima SK, DPD Demokrat Lampung akan menyosialisasikan susunan kepengurusan kepada Fraksi Demokrat, Dewan Pertimbangan, dan Dewan Kehormatan. Selanjutnya, Demokrat Lampung akan mempersiapkan pelaksanaan musyawarah cabang (Muscab) di tingkat kabupaten/kota sesuai petunjuk DPP.
“Hari ini kita sosialisasikan SK kepada Fraksi. Petunjuk DPP juga, kita siap menggelar Muscab. Besok kita surati DPC untuk mempersiapkan diri menggelar Muscab, sekaligus pelantikan bersama nantinya,” katanya.
Edy juga menyampaikan target politik Demokrat Lampung dalam lima tahun mendatang, yakni memenuhi ambang batas parlemen dan mengupayakan posisi pimpinan DPRD.
“Target minimal kami lolos parliamentary threshold (PT). Target optimistis kami pimpinan DPRD,” tegasnya.
Dengan ditetapkannya kepengurusan periode 2026–2031, Demokrat Lampung akan melanjutkan konsolidasi organisasi hingga tingkat cabang sebagai persiapan menghadapi agenda politik mendatang. 
