23.3 C
Bandar Lampung
Sabtu 6 Juni, 2020 02:36 WIB
Beranda DAERAH Dua RT Gunungsulah Wayhalim Bandarlampung Lockdown

Dua RT Gunungsulah Wayhalim Bandarlampung Lockdown

 RT 12 dan RT 08 Lingkungan 2 Kelurahan Gunungsulah, Kecamatan Wayhalim Kota Bandarlampung, lockdown untuk sementara waktu.

Ketua RT 12, Asyari Ilyas mengatakan penutupan akses jalan keluar masuk wilayahnya atas permintaan warga.

“Lockdwon ini dilakukan karena keinginan warga di Perumahan Kedaton Asri, karena diperumahan ini beragam suku dan profesi. Jadi mereka meminta di tutup akses keluar masuk pintu belakang. Setelah berkoordinasi dengan RT belakang, akhirnya sepakat untuk ditutup pada Kamis kemarin,” Kata Asyari kepada Kantor Berita RMOLLampung, Sabtu (4/4).

Menurut Asyari, wilayahnya rentan terkana covid-19 karena berdekatan dengan Rumah Sakit Advent dan RS. Urip.

“Disini juga banyak masyarakat yang berkerja disana juga baik sebagai dokter, perawat, dan pegawainya. Jadi untuk jaga-jaga,” ujarnya.

Lanjutnya, apabila ada pihak luar yang ingin masuk maka diwajibkan untuk cuci tangan, ditanya tujuannya untuk apa. “Kalau hanya tujuannya main-main saja kita gak kasih,” jelasnya.

Sedangkan untuk warga ada yang ingin beli sembako, atau kerja maka akan diizinkan keluar. “Begitu pulang akan disemprot mobilnya dan orangnya disuruh cuci tangan,” ujarnya.

Pencegahan lain juga dilakukan oleh Asyari, seperti penyemprotan disinfektan 3 hari sekali, penutupan pasar rabu, dan melarang warganya bermian burung.

“3 hari sekali kita semprot gerbang, halaman rumah, dan pintu rumah warga,” kata Asyari.

Hal sama juga dilakukan RT 08, Andi Ali Suprapto selaku Ketua RT 8 mengatakan sudah sepekan melakukan lockdwon.

“Selama sepekan, Alhamdulilah warga sudah mulai menyadari kalau masuk tidak perlu ditegor untuk melakukan disinfektan. Mereka berhenti dengan sendirinya,” jelasnya.

Tambahnya, jadwal untuk penyemprotan disinfektan ke rumah warga 3 kali dalam seminggu setiap Hari Minggu, Rabu, Kamis juga sudah berjalan.

“Insyaallah tanggal 5 akan dilengkapi tembakan (termometer) untuk mengukur suhu tubuh,” ujarnya.

Ia juga berencana menyediakan satu rumah khusus bagi warga yang datang dari luar kota.

“Misal ada warga dari luar kota nih yang termasuk zona merah, saya akan sediakan tempat singgah 14 hari disitu. Dari pada nanti menularkan kan jadi ini siafatnya antisipasi,” jelasnya.

Kedua RT ini melakukan lockdown  dan penyemprotan disinfektan dengan swadaya masyarakat.

EDITOR : ADI

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Baca Juga

Dua PDP Meninggal Dari Bandarlampung Tak Miliki Riwayat Perjalanan

 Dua Pasien dalam Pengawasan (PDP) dari Kota Bandarlampung dinyatakan meninggal dunia. Keduanya tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar...

Positif Covid-19 Lampung Bertambah Satu, Sembuh

 Jumat, 5 Juni 2020 ada satu penambahan pasien konfirmasi positif Covid-19. Sehingga jumlahnya menjadi 141 orang.

Positif Covid-19 Bertambah 4 Orang, Salah Satunya Anak-Anak 12 Tahun Dari Pesibar

 Pasien konfirmasi positif Covid-19 di Lampung per Kamis, 4 Juni 2020 mengalami penambahan 4 orang. Sehingga, jumlahnya menjadi...

Pasien Covid-19 Lampung Tidak Bertambah, 3 Orang Sembuh

 Kabar baik penanganan Covid-19 di. Tidak ada penambahan pasien konfirmasi positif Covid-19 di Lampung per Rabu, 3 Juni...
Translate »