Mungkin baru pertama terjadi, dua remaja jogging di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Kota Baru, Tanjungbintang, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung.

Petugas Bravo Patroli Tol merekam aksi keduanya pakai HP saat jogging di bahu JTTS yang diresmikan Presiden Jokowi dua tahun lalu (Jumat, 8/3/2019).

Namun, saat didekati, keduanya kabur ke perkampungan, kata Kasat Pjr Ditlantas Polda Lampung Kompol Azizal Fikri.

NI dan NS berjanji tak akan jogging lagi di jalan tol/Ditlantas Polda Lampung

Ditlantas Polda Lampung berhasil melacak kedua remaja yang jogging di KM 64+800 B, ujarnya kepada Kantor Berita RMOLLampung, Senin (16/3).

Kedua remaja tersebut diketahui berinisial NI berumur 16 tahun dan NS berumur 15 tahun. Keduanya warga Jatibaru, Kecamatan Tanjungbintang.

“Setelah koordinasi dengan Polsek Tanjungbintang dan Kades Jatibaru, Tanjungbintang, identitas kedua pelaku diketahui,” kata Kompol Azizal Fikri.

Ditlantas Polda Lampung ketika memulai pelacakan terhadap remaja yang jogging di jalan tol/Ditlantas Polda Lampung

Sebenarnya, katanya, kejadiannya sebulan yang lalu. Namun, videonya baru viral pada hari Minggu (15/3).

Kedua remaja yang jogging lalu dibina pihak kepolisian dan bersedia membuat surat pernyataan tidak akan melakukan hal tersebut di kemudian hari.

Apa yang mereka lakukan, kata Kompol Azizal Fikri, berbahaya bagi keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan tol.

Petugas kepolisian berkoordinasi dengan aparat desa sebelum menemui kedua pelaku jogging di JTTS/Ditkantas Polda Lampung.

Dalam Pasal 15, Ayat 1, PP No 15 Tahun 2005 tentang Jalan Tol, jalan bebas hambatan hanya diperuntukan bagi pengguna jalan R4 atau lebih.

Kedua remaja berjanji tak akan mengulangi lagi perbuatannya dan menyadari bahwa apa yang dilakukan mereka berbahaya bagi diri mereka sendiri serta pengguna jalan tol lainnya.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here