Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Reihana/ RMOLLampung

 Dinas Kesehatan Lampung masih mengisolasi dua orang dan memantau 1.823 orang lagi terkait wabah virus corona dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Lampung.

Kedua orang yang diisolasi pria berusia 62 tahun di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM). Seorang pria lagi berusia 38 tahun di RSU A. Yani, Kota Metro.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Reihana mengatakan, pihaknya tinggal menunggu hasil lab dari kementerian untuk mengetahui status pasien positif atau negatif corona.

“Saat ini kita masih menunggu hasil lab dari kementerian. Kemenkes nanti akan mengumumkan lewat juru bicara pemerintah pak Yuri dan menghubungi kita, belum dipastikan kapan akan keluar hasilnya, karena di sana pun mungkin antri,” jelasnya.

Saat ini, pihaknya berusaha untuk bisa melakukan tes corona selain di kementerian.

“Kita berusaha ke jejaring selain ke kementerian, tapi kami harus MOu dulu bagaimana dengan pendanaannya, paling dekat mungkin dengan Palembang,” kata dia usai rapat pencegahan corona di Kantor Gubernur Lampung, Senin (16/3).

Menurutnya, kondisi Indonesia saat ini termasuk dalam situasi bencana nonalam. Namun, untuk Lampung kebijakan yang dilakukan masih dalam pencegahan.

Ia akan terus berkomunikasi dengan dinkes daerah untuk memantau perkembangan pasien yang dipantau dan dalam pengawasan.

“Kalau ada informasi nanti saya akan langsung sampaikan ke gubernur untuk kebijakan lebih lanjut karena saat ini belum ada hasil yang positif jadi kita masih ke pencegahan,” katanya.

Diketahui pasien di RSUDAM melakukan kontak selama di Bogor dan Pasien di RSU A Yani Metro berasal dari Lampung Timur dan  diketahui memiliki riwayat sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Thailand. Ia mengeluhkan flu disertai batuk sejak pulang dari Thailand.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here