RMOLLampung. Dua mahasiswa luka-luka terkena lembaran kursi saat terjadinya kerusuhaan ketika Pemilihan Raya (Pemira) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung, Rabu (28/11).

Pihak rektorat memediasi kerusuhan antarmahasiswa yang sebagian tak puas dengan pelaksaaan pemira. Mereka menuduh pelaksanaan pemira diwarnai penggelembungan suara oleh pihak mahasiswa lainnya.

Humas Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung Hayatul Islam mengatakan pihak rektorat telah meredam kerusuhan tersebut dengan memediasi kedua belah pihak.

Pihak rektorat memutuskan untuk sementara pemilihan dihentikan dulu. [hms]

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here