DPRD Kota Bandar Lampung menyatakan siap mendukung penyelenggaraan Hari Pers Nasional (HPN) dan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027 di Provinsi Lampung.
Dukungan itu juga diberikan untuk menyukseskan PWI Half Marathon yang menjadi bagian dari rangkaian menuju dua agenda nasional tersebut.
Komitmen itu disampaikan Ketua DPRD Kota Bandar Lampung Bernas Yuniarta saat menerima audiensi pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung di kantor DPRD setempat, Senin 12 Oktober 2026
Ketua PWI Lampung Wirahadikusumah mengatakan, Lampung akan menjadi tuan rumah HPN dan Porwanas pada April 2027. Ini menjadi pengalaman pertama bagi Lampung menjadi tuan rumah HPN.
“Ini adalah kali pertama Lampung menjadi tuan rumah HPN. Kedua event tersebut akan berlangsung pada April 2027,” kata Wirahadikusumah.
Dia menjelaskan, rangkaian kegiatan tersebut akan dipusatkan di Kota Bandar Lampung dan diperkirakan dihadiri sekitar 5.000 wartawan dari seluruh Indonesia.
Sejumlah daerah juga mulai menyatakan kesiapan untuk berpartisipasi. PWI Kalimantan Timur, misalnya, telah mengonfirmasi rencana kehadiran kontingen sebanyak 150 orang.
“Kami mengharapkan dukungan DPRD Bandar Lampung dalam menyukseskan HPN dan Porwanas. Targetnya, Lampung sukses dalam penyelenggaraan dan prestasi,” ujarnya.
Sebelum pelaksanaan HPN dan Porwanas 2027, PWI Lampung juga akan menggelar PWI Half Marathon pada 29 November 2026. Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung di Lapangan Saburai, Enggal, Bandar Lampung, itu sekaligus menjadi momentum kick-off menuju HPN dan Porwanas 2027.
Merespons hal tersebut, Bernas menegaskan DPRD Kota Bandar Lampung menyambut baik agenda nasional yang akan digelar di Lampung tersebut.
“Kami menyambut baik dan siap mendukung penyelenggaraan HPN dan Porwanas 2027 berjalan sukses,” tegas Bernas.
Menurut dia, kehadiran ribuan wartawan dari berbagai daerah di Indonesia menjadi peluang bagi Bandar Lampung untuk memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat luas.
Selain memperkuat eksposur daerah, kegiatan berskala nasional itu diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat, khususnya melalui sektor jasa, perhotelan, kuliner, dan usaha lokal lainnya.
“Semoga kegiatan tersebut bisa memberi dampak positif pada ekonomi daerah,” pungkasnya.
