Harun Masiku/Net

Salah satu DPO KPK atas kasus suap Komisioner KPU Wahyu Setiawan, Harun Masiku dikabarkan berada di Singapura sejak tanggal 6 Januari.

Harun yang juga mantan Caleg PDIP berada di Singapura hanya selang dua hari sebelum operasi tangkap tangan KPK terhadap Komisioner KPU, Wahyu Setiawan. Dalam pengembangannya, Harun juga ditetapkan sebagai tersangka bersama Wahyu.

Belakangan, Harun dikabarkan telah berada di Indonesia setelah KPK mengumumkan dia sebagai daftar pencarian orang (DPO).

Pimpinan KPK Firli Bahuri mengatakan belum mendapatkan informasi tersebut. Dia akan mencari informasi keberadaan Harun Masiku dengan Kementerian Hukum dan HAM.

“Kalau ada informasi itu saya harus cek lagi kepada Kemkumham, karena Kumham yang miliki data cepat, kita komunikasi yang intens dengan Kumham siapa yang keluar negeri siapa, yang masuk negeri kita siapa,” kata Firli di Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Selasa (14/1).

Pihaknya mengaku akan melakukan pencarian terhadap Harun Masiku dengan bekerjasama dengan Polri, Keimigrasian, dan juga Interpol. Jika pelaku tindak pidana korupsi yang digarap KPK kabur keluar negeri.

“Tetapi yang pasti selaku penyidik selaku petugas pemberantas korupsi KPK kita tidak akan pernah berhenti mencari seseorang tersangka,” tegasnya.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here