Dinas Pangan Bandar Lampung Waspadai Formalin hingga Pestisida di Bahan Pokok

Dinas Pangan Bandar Lampung Waspadai Formalin hingga Pestisida di Bahan Pokok
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Pangan Kota Bandar Lampung, Ni Made Ayu Kumala Dewi/Tuti

Article Header Image Dinas Pangan Kota Bandar Lampung memperketat pengawasan terhadap bahan pangan yang beredar di pasar tradisional maupun ritel modern.

Pengawasan dilakukan untuk memastikan bahan pangan yang dikonsumsi masyarakat aman dan tidak mengandung zat berbahaya seperti formalin, pestisida maupun bahan pengawet non-makanan.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Pangan Kota Bandar Lampung, Ni Made Ayu Kumala Dewi, mengatakan pemeriksaan dilakukan secara rutin melalui inspeksi mendadak (sidak) dan pengambilan sampel bahan pangan.

"Kami berkomitmen untuk terus menjaga kualitas dan keamanan pangan yang beredar di Bandar Lampung. Pengawasan berkala dilakukan, baik dari segi keterjangkauan harga, ketersediaan stok, hingga uji sampel keamanan pangan," kata Ni Made, Minggu, 4 Oktober 2026. 

Menurutnya, pengujian sampel menjadi bagian penting dalam pengawasan karena sejumlah komoditas pangan berpotensi disalahgunakan dengan penambahan bahan yang dapat membahayakan kesehatan.

Pemeriksaan dilakukan terhadap berbagai komoditas, termasuk sayuran, buah-buahan dan daging yang beredar di pasaran.

Selain memastikan keamanan pangan, Dinas Pangan juga memantau ketersediaan serta pergerakan harga bahan kebutuhan pokok.

Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga stabilitas pasokan sekaligus mengantisipasi potensi kenaikan harga maupun kelangkaan komoditas yang dapat berdampak terhadap inflasi daerah.

Ni Made memastikan kondisi ketersediaan bahan pangan pokok di Bandar Lampung secara umum masih aman dan mencukupi.

"Masyarakat diimbau tidak perlu panik karena secara umum ketersediaan bahan pangan di Bandar Lampung masih dalam kondisi aman dan mencukupi," ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih teliti ketika membeli bahan pangan dengan memperhatikan kondisi, kualitas dan keamanan produk yang akan dikonsumsi.

"Kami juga mengajak warga untuk lebih teliti dan bijak saat membeli kebutuhan bahan pokok," pungkasnya. Article Image

Editor : Tuti Nur Khomariyah

Kata Kunci


Berita Terkait