Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, meninjau sejumlah pekerjaan perbaikan jalan di Kota Bandarlampung, Jumat (23/10/2026). Pemerintah Kota (Pemkot) menargetkan penanganan infrastruktur jalan dan trotoar di sejumlah lokasi melalui berbagai sumber pendanaan.
Dalam peninjauan tersebut, Eva didampingi Asisten Bidang Kesejahteraan Rakyat, Wilson Faisol, serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Lokasi yang dikunjungi di antaranya Jalan Batu Suluh, Jalan Wala Utama, dan Jalan Ratu Dibalau.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bandar Lampung, Dedi Sutiyoso, menjelaskan bahwa pekerjaan jalan akan dilanjutkan secara bertahap. Pemerintah kota juga merencanakan penambahan panjang penanganan jalan melalui perubahan anggaran dan anggaran murni.
“Yang ini hampir satu kilometer juga sudah. Berarti tambah satu kilometer juga. Nah, ini kita tambah di perubahan satu kilometer, nanti di murni tambah satu kilometer lagi,” ujar Dedi saat menjelaskan rencana pengerjaan di lapangan.
Menurut Dedi, terdapat sekitar 10 titik pekerjaan yang menjadi perhatian, termasuk penanganan trotoar. Program tersebut mencakup peningkatan jalan dengan konstruksi beton atau rigid pavement serta revitalisasi trotoar di sejumlah ruas strategis.
Berdasarkan data pekerjaan yang disampaikan, peningkatan jalan meliputi Jalan Pangeran Sultan Ageng Tirtayasa dan Jalan Batu Suluh di Kecamatan Sukabumi, Jalan Pulau Pisang di Kecamatan Sukarame, Jalan Ratu Dibalau di Kecamatan Tanjung Senang, serta Jalan Wala Utama lanjutan di Kecamatan Sukabumi.
Pekerjaan lainnya mencakup Jalan Pulau Singkep di Kecamatan Sukabumi, Jalan R.A. Basyid di Kecamatan Tanjung Senang, dan Jalan Letkol Endro Suratmin di Kecamatan Sukarame.
Sementara itu, revitalisasi trotoar direncanakan pada Jalan Ahmad Yani di Kecamatan Tanjung Karang Pusat, Jalan Sultan Agung di Kecamatan Way Halim, Jalan Jenderal Sudirman di Kecamatan Enggal, Jalan Hi. Juanda dan Jalan Dr. Susilo di Kecamatan Teluk Betung Utara, serta Jalan Pangeran Diponegoro di Kecamatan Teluk Betung Utara.
Dari daftar tersebut, sumber pendanaan pekerjaan berasal dari pinjaman PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI), Dana Bagi Hasil (DBH), dan Dana Alokasi Khusus (DAK).
Pemkot Bandar Lampung berharap pengerjaan jalan dan trotoar tersebut dapat meningkatkan kualitas infrastruktur, memperlancar mobilitas warga, serta mendukung keselamatan pengguna jalan. 
