23.9 C
Bandar Lampung
Selasa 4 Agustus, 2020 03:34 WIB
Beranda EKONOMI Dapat Penempatan Dana Rp5 Triliun, BTN Optimis Ekspansi Kredit Tembus Rp30 Triliun

Dapat Penempatan Dana Rp5 Triliun, BTN Optimis Ekspansi Kredit Tembus Rp30 Triliun

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) optimistis ekspansi kredit perseoran mampu menembus angka Rp30 triliun hingga akhir tahun 2020.

Penempatan uang negara di BTN sebesar Rp5 triliun diyakini akan membuat ekspansi kredit bisa meningkat hingga enam kali lipat. Jika hanya hingga September 2020, ekspansi kredit yang bisa disalurkan BTN mencapai Rp15 triliun.

“Segmen bisnis yang disalurkan dari uang negara untuk KPR subsidi, KPR nonsubsidi, kredit konstruksi dan kredit ke BUMN,” ujar Direktur Utama BTN Pahala Nugraha Mansury di Jakarta, akhir pekan lalu.

Pahala memaparkan, untuk bulan Juli hingga Desember 2020, sesuai rencana bisnis, dana penempatan pemerintah akan disalurkan untuk 68.500 unit rumah atau setara dengan KPR subsidi senilai Rp9,24 triliun.

Sementara untuk KPR nonsubsidi akan terealisasi untuk 17.857 unit atau setara dengan Rp6,25 triliun. Sedangkan kredit konstruksi rencananya akan disalurkan sebesar Rp5,485 triliun dan kredit ke BUMN senilai Rp9,05 triliun.

Sehingga total penyaluran kredit bulan Juli hingga Desember 2020 mencapai 86.357 unit senilai Rp30 triliun.

“Untuk realisasi hingga 7 Juli 2020, BTN sudah menyalurkan kredit dari hasil penempatan dana pemerintah mencapai Rp1,6 triliun,” ujar Pahala.

Jumlah tersebut terdiri dari KPR subsidi sebesar Rp425 miliar, KPR nonsubsidi Rp703 miliar, kredit konstruksi dan lainnya Rp476 miliar serta kredit ke BUMN Rp5 miliar.

“Hingga awal Juli ini KPR subsidi mencapai 3.079 unit dan KPR nonsubsidi 1.609 unit,” jelas Pahala.

Pahala mengakui, ada beberapa tantangan dan kendala dalam melakukan ekspansi kredit tahun ini. Pertama, pemberian kredit dilakukan secara selektif agar risiko kredit terkendali sehingga non performing loan dapat diturunkan.

Kedua, PHK dan PSBB membuat penurunan daya beli masyarakat sehingga alokasi pendapatan diprioritaskan untuk kebutuhan pokok dibanding untuk membeli rumah.

“Ketiga, keuntungan yang diperoleh developer menurun dan keempat pemasaran kredit lebih luas kepada ekosistem perumahan seperti mitra bisnis developer,” tandas Pahala.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Baca Juga

Semester I/2020, BTN Bukukan Laba Bersih Rp768 Miliar

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. mencetak laba bersih senilai Rp768 miliar pada semester I/2020. Perolehan tersebut merupakan hasil dari  strategi “5 Fokus...

Gelar Investor Gathering, BTN Tawarkan Aset Properti Murah

Era New Normal memberikan tantangan kepada para pelaku usaha dan investor untuk tetap bertahan, kreatif dan jeli mengambil kesempatan untuk berinvestasi. Untuk membantu...

Punya Multiplier Effect, Sektor Perumahan Mampu Dorong Pemulihan Ekonomi

Kolaborasi berbagai entitas keuangan dan perumahan diyakini dapat mengakselerasi Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang saat ini menjadi fokus pemerintah untuk menggerakkan ekonomi dalam...

Akselerasi Bisnis, BTN Jalin Kemitraan Dengan Kawasan Industri

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk proaktif menjalin kemitraan dengan kawasan industri untuk mengakselerasi bisnis perseroan. Kemitraan ini bakal membuka ruang bagi karyawan...
Translate »