Ketua Bawaslu Bandarlampung Candrawansah/ RMOLLampung

 Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bandarlampung menyampaikan Surat Pencegahan/Rekomendasi kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandarlampung.

Bawaslu meminta untuk menunda sejumlah kegiatan terkait tahapan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tahun 2020. Hal itu guna mencegah dan mengantisipasi penyebaran virus korona.

“Ini dilakukan sesuai edaran Bawaslu Republik Indonesia perihal antisipasi dampak virus Covid-19 terhadap penyelenggaraan tahapan pemilihan gubernur, bupati, dan walikota tahun 2020,” kata Ketua Bawaslu Bandarlampung Candrawansah, Rabu (18/3).

SK Bawaslu RI no S-0235 / K.Bawaslu / PM.00.00 / 3/2020 meminta Bawaslu Kota untuk menghentikan sementara waktu seluruh kegiatan sosialisasi yang bersifat mengumpulkan unsur masyarakat.

Berdasarkan PKPU No 2 tahun 2020 Tentang Tahapan, Program, Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Walikota ada empat tahapan yang  melibatkan kontak langsung dan perjumpaan fisik.

Tahapan tersebut adalah Pelaksanaan verifikasi faktual dukungan perseorangan yang dilakukan pada 26 Maret โ€“ 15 April 2020. Kemudian Pencocokan dan Penelitian dalam tahapan pemuktahiran data pemilih pada 18 April โ€“ 17 Mei 2020.

Masa Kampanye pertemuan terbatas, pertemuan tatap muka dan rapat umum pada 11 Juni โ€“ 19 Septemeber 2020. Kemudian Pemungutan Suara pada 23 September 2020.

Candra berharap KPU Bandarlampung dapat melakukan antisipasi tanpa menghilangkan substansi dalam tahapan tersebut.

“Nah ini memang harus dipikirkan solusi terhadap tahapan tahapan tersebut, karena dalam waktu dekat yaitu tanggal 26 Maret 2020 ini akan dilakukan verifikasi faktual terhadap calon perseorangan dan di bulan April 2020 akan ada tahapan Pemutakhiran Data Pemilih,” pungkasnya.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here