23.8 C
Bandar Lampung
Jumat 5 Juni, 2020 23:45 WIB
Beranda KAMPUS Damar Nilai UIN IAIN Condong Bela Dosen Yang Diduga Lecehkan Mahasiswinya

Damar Nilai UIN IAIN Condong Bela Dosen Yang Diduga Lecehkan Mahasiswinya

RMOLLampung. Lembaga Advokasi Perempuan Damar menurunkan delapan advokat untuk membela mahasiswi yang diduga dilecehkan dosen dan diintimidasi pihak UIN RIL, Kota Bandarlampung.

Mereka menilai pihak Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) condong berpihak ke SH, dosen yang diduga telah melakukan pelecehan terhadap mahasiswanya, EP.

EP mengaku telah beberapa kali didatangi pihak UIN RIL yang malah menekan dan mengintimidasinya secara langsung beberapa kali.

Damar telah mengirimkan surat keberatan atas perlakuan tim pencari fakta yang dibentuk pihak universitas karena cendrung menekan keluarga korban, korban, rekan korban, dan saksi korban.

Sejak dikirim akhir bulan lalu, 29 Januari 2019, pihak universitas tidak merespon surat keberatan Damar hingga Kamis (14/2), kata Meda Fatmayanti, salah satu advokat Damar.

Dia minta Rektor UIN Moh Mukri menonaktifkan sementara SH dari aktifitas akademik hingga proses hukum yang bersangkutan selesai untuk mencegah korban berikutnya.

Damar menyayangkan atas upaya-upaya yang dilakukan oleh beberapa dosen UIN atau pihak yang mengatasnamakan UIN RIL yang secara masif mendatangi keluarga korban.

Pihak UIN, katanya, seharusnya memberikan perlindungan kepada korban serta para saksi-saksi yang mengetahui tentang tindakan pelecehan seksual tersebut.

EP, mahasiswi Fakultas Ushuludin UIN RIL, menjadi korban pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh SH, dosen mata kuliah Sosiologi Agama.

SH diduga melakukan pelecehan seksual pada saat korban menyerahkan tugas kuliah Sosiologi Agama pada 21 Desember 2019 sekitar pukul 13.20 WIB.
Korban telah melaporkan dosennya ke Polda Lampung dengan No.LP/B-1973/XII/2018/LPG/SPKT pada tanggal 28 Desember 2018. [hms]

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Baca Juga

Bantuan PKH Dan BPNT Di Pekon Sukaraja Semaka Carut Marut

 Carut marut terjadi dalam penyaluran Bantuan Kesejahteraan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)...

Tak Ada Yang Gratis, Rapid Test Pelaku Perjalanan Dinas Dibayari Pemerintah

 Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Reihana, membenarkan rapid test harus bayar Rp 350 ribu. Ia...

Rapid Test Di Diskes Lampung Bayar Rp 350 Ribu

 Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Gontor Cabang Lampung yang juga wali santri, mengeluhkan biaya rapid test yang terlalu...

Gempa Tektonik 4,9 SR Di Lepas Pantai Kabupaten Pesisir Barat

Gempa tektonik berkekuatan 4,9 scala richter (SR) menggetarkan Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung,Jumat (5/6), pukul 11.04 WIB. Berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG),...
Translate ┬╗