23.2 C
Bandar Lampung
Selasa 14 Juli, 2020 04:53 WIB
Beranda DAERAH Channel Youtube, Bukti Isbedy Tak Henti Berproses

Channel Youtube, Bukti Isbedy Tak Henti Berproses

 Aktifnya channel youtube Isbedy Stiawan ZS membuktikan kalau Paus Sastra Lampung itu tak pernah berhenti berproses

 Penilaian itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Wasril Purnawan.

Sedangkan Heri Mulyadi yang dijuluki penyair kelana menilai, Isbedy adalah salah satu penyair Indonesia yang paling produktif. Kreativitasnya melebihi penyair segenerasinya.

Pernyataan kedua tokoh publik itu disampaikan sekaitan pengambilan audio visual channel youtube Paus Sastra Lampung, Rabu (24/6) sore.

Menurut Arief Mulyadin dari Djadin Production, Wasril Purnawan dan Heri Mulyadi membacakan 2 puisi karya pengampu Lamban Sastra Isbedy Stiawan ZS.

Heri Mulyadi yang dijuluki penyair kelana/Ist

“Keduanya memilih dari karya-karya penyair berjuluk Paus Sastra Lampung,” jelas Yadin, panggilan akrab Arief Mulyadin.

Dikatakan Wasril, ia mengenal Isbedy sudah lama lewat karya-karyanya, cerpen, puisi, dan esai.  Tetapi semakin intens dekat dengan sastrawan ini sejak di Forum Koordinasi Pencegahan Teroris (FKPT) Provinsi Lampung.

“Saya mulai mengenal Isbedy. Sastrawan Lampung ini menurut saya tak pernah henti berproses. Proses kreatifnya patut dihargai,” kata dia.

Sementara Heri Mulyadi menjelaskan, Indonesia sampai saat ini tidak terlalu banyak memiliki penyair senior yang terus berkarya dan tak pernah berhenti berkarya. Isbedy Stiawan ZS salah satu di antara yang sedikit itu.

“Isbedy┬á salah satu penyair Indonesia paling produktif dewasa ini,” kata Heri yang dijuluki penyair kelana oleh Aspar Paturusi.

Heri mencontohkan produktivitas tersebut dari laman FB penyair berkhas topi dan berambut panjang itu.

Masih kata Heri, puisi-puisi itu sebagian belum diberi judul. Sebagian lain mungkin masih akan dimatangkan lagi pada kesempatan berikutnya sehingga betul-betul menjadi karya apik dan otentik saat dibukukan.

“Namun itu tidak mengurangi bukti produktivitas seorang Isbedy.”

Dikatakan penyair yang juga pengusaha itu, nama Isbedy sudah sejak lama berseliweran dalam belantara dunia kepenyairan di Tanah Air. Belakangan bahkan mulai merambah ke dunia internasional setelah sukses menghelat Tegal Mas Island Poetry Festival 2020.

Bumi Ruwa Jurai amat beruntung memiliki penyair  berjuluk Paus Sastra Lampung ini.

“Tidak hanya terus melahirkan karya berupa cerpen dan puisi, Isbedy dengan tangan dingin dan sentuhan khasnya,┬á telah cukup banyak melahirkan penyair-penyair muda berbakat┬á yang dibina dan asuh di Lamban Sastra Isbedy Stiawan ZS, tak urung saya sendiri.

“Saya merasa amat terbantu dengan dukungan dan bimbingan beliau dalam mematangkan karya-karya sastra yang saya hasilkan, khususnya puisi. Tiga buah buku antologi puisi tunggal yang telah saya terbitkan hingga saat ini, semua berhasil diluncurkan tak lain atas dorongan, dan kontribusi beliau,” ujar Heri.

Dilanjutkan, Isbedy juga yang terus memotivasi saya untuk terus berkarya dan berkarya, secara langsung atau tidak.

Prestasi Isbedy di dunia kepenyairan tidak kita ragukan lagi. Karya-karyanya yang begitu bejibun, dan seringnya beliau memenangkan lomba-lomba cipta puisi bergengsi adalah bukti nyata kualitas seorang Isbedy.

EDITOR : adi

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Baca Juga

Sang Ratu Dongeng Sudah Baca Puisi Isbedy Sejak SMP

"Ratu Dongeng" yang juga pembaca puisi andal Lampung, Iin Muthmainah, mengaku sejak SMP sudah membaca karya-karya Isbedy Stiawan ZS. "Khususnya puisi-puisi Bang Isbedy," kata aktris...

Isbedy Dari JMSI Lampung Dan RMOLLampung Juara Terbaik Baca Puisi Nasional

Isbedy Stiawan ZS dari JMSI (Jaringan Media Siber Indonesia) Lampung juara pertama terbaik Lomba Baca Puisi Virtual Zoom Munas I JMSI di Pekanbaru, Riau,...

Mbah Surif Serahkan Lukisan Kepada Isbedy

 Mbah Surif, perupa stringart Lampung, menyerahkan sebuah lukisan kepada sastrawan Isbedy Stiawan ZS, Jumat (26/6) malam.

Optimistis Paus Sastra Lampung Dulang Penonton

 Setelah 19 jam tayang perdana, Selasa (9/6) pagi, kanal youtube Paus Sastra Lampung pada pukul 04.52 WIB, Rabu...
Translate »