ACT Lampung mengedukasi warga mengenai social distancing/Ist

 Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Lampung terus melakukan upaya Pencegahan potensi penyebaran virus Corona.

Salah satunya, ACT melakukan edukasi kepada warga Kelurahan Panjang Selatan dan Kelurahan Way Lunik, Kecamatan Panjang, Senin (23/3).

Materi yang disampaikan berupa pemahaman mengenai social distancing. Sosialisasi diikuti oleh anak-anak dan dewasa.

Mereka mempraktikan cara cuci tangan yang baik dan benar serta simulasi social distancing dengan memberi jarak satu meter antar kursi.

Kepala Program ACT Lampung Regina Locita Pratiwi berharap dengan adanya simulasi tersebut diharapkan dapat menjadi acuan ketika bersosialisasi dalam masyarakat.

Selain melakukan sosialisasi, ACT juga t melakukan penyemprotan disinfektan di beberapa tempat umum di lingkungan setempat.

Misalnya, Balai Pertemuan Umum (BPU), Musala Nurul Iqrom, Musala Nurul Islam, Balai Pertemuan Pelelangan dan Masjid Baitul Rohmah di kelurahan setempat.

Selain itu relawan juga menyemprot beberapa kafe yang berada diarea implementasi. Menurutnya dampak dari aksi tersebut bermanfaat untuk lebih dari 600 KK.

Aksi ini juga melibatkan beberapa komunitas diantaranya Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Bandar Lampung, Komunitas Langkah Relawan dan Pemuda Risma.

Aksi berikutnya penyemprotan di Kampung Pemandangan (PMD) Kelurahan Waylunik Kecamatan Panjang. Lokasi penyemprotan menyasar Musala Al Muhajirin, Balai Pertemuan Kampung Sawah dan pos keamanan Way Lunik.

“Aksi tersebut berdampak pada 350 KK warga kelurahan Waylunik,” pungkasnya.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here