Pemerintah Kabupaten Lampung Timur akhirnya bergerak cepat menindaklanjuti kerusakan jalan kabupaten sepanjang 13 kilometer di Kecamatan Purbolinggo yang sempat viral di media sosial.
Ruas jalan tersebut merupakan akses alternatif menuju pusat perkantoran kabupaten sekaligus penghubung antar kecamatan. Kondisinya berlubang dan bergelombang, menyulitkan pengendara roda dua maupun roda empat.
Kerusakan diduga diperparah oleh kendaraan bertonase lebih dari 10 ton yang kerap melintas.
Menjelang arus mudik Lebaran, warga ramai-ramai menyuarakan protes melalui media sosial.
Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, menanggapi soal Jalan rusak dan viral di medsos itu langsung ke lokasi pada Senin (16/2/2026)
Ela tak hanya meninjau lokasi tetapi juga ikut gotong royong menimbun lubang dengan batu serta mengerahkan alat berat berupa ekskavator untuk penanganan darurat sebelum diperbaiki secara permanen.
“Saya berterima kasih atas kritik masyarakat. Informasi dari media sosial membantu kami melihat kondisi riil di lapangan. Apapun bentuknya, ini tanggung jawab pemerintah,” kata Ela
Pada kesempatan itu dia juga menyampaikan permohonan maaf kepada warga Purbolinggo atas ketidaknyamanan yang terjadi. Ela memastikan penanganan sementara dilakukan menjelang Idul Fitri.
"Untuk saat ini hanya perbaikan sementara dan perbaikan secara menyeluruh telah dianggarkan sebesar Rp40 miliar dalam APBD 2026," jelasnya.
Dia menambahkan bahwa pemerintah juga akan membahas pembatasan tonase kendaraan dalam rapat koordinasi lintas sektor guna mencegah kerusakan berulang
"Terkait keluhan warga soal ada kendaraan bermuatan atau tonase berlebihan akan dibahas bersama melibatkan lintas sektiral. Dan kami berharap masyarakat untuk bersama mengawasi dan memelihara pembangunan infrastruktur di Lampung Timur, " ujarnya. 
