RMOLLampung. Watoni Noerdin menyatakan dicoretnya semua kader PDIP dari Program Bantuan Perumahan Layak Huni (Baperlahu) oleh Bupati Mesuji Khamami adalah tindak pidana.

“Hal ini bisa dibawa ke ranah tindak pidana perbuatan tidak menyenangkan dan kebohongan publik,” kata Wakil Ketua DPD PDIP Lampung itu kepada Kantor Berita RMOLLampung, Senin (4/6).

Kader PDIP bisa melaporkan hal tersebut ke Polres Tulangbawang, kata anggota DPRD Provinsi Lampung itu.

“Bupati tanya dari partai apa, saya jawab dari PDIP. Bupati bilang tak bisa dan langsung mencoret namanya,” kata Dewa Gede Suatnye, Minggu (3/6).

Menurut Dewa, semua yang mengaku PDIP langsung dicoret. “Pokoknya semua yang ditanya Bupati dan mengaku dari PDIP dicoret semua dan gagal dapat bantuan,” ungkapnya. [hms]

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here