26.4 C
Bandar Lampung
Selasa 7 Juli, 2020 15:07 WIB
Beranda Bulog Akan Musnahkan 20 Ribu Ton Beras Senilai Rp 160 Miliar
Array

Bulog Akan Musnahkan 20 Ribu Ton Beras Senilai Rp 160 Miliar

Sekitar 20 ribu ton beras cadangan di gudang Badan Urusan Logistik (Bulog) akan dimusnahkan atau didisposal. Nilai beras tersebut mencapai Rp160 miliar.

Pemusnahan ini dilakukan sesuai dengan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 38 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah (CBP).

CBP harus dilakukan disposal (pembuangan) apabila telah melampaui batas waktu simpan paling sedikit empat bulan atau berpotensi dan atau mengalami penurunan mutu.

Batas waktu simpan terhitung mulai CBP disimpan di gudang yang dikuasai Perum Bulog. Permentan tersebut mulai aktif pada Oktober 2018.

Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog Tri Wahyudi Saleh mengatakan pemusnahan dilakukan karena usia penyimpanan beras tersebut sudah melebihi 1 tahun.

“Beras tersebut bisa diolah kembali, diubah menjadi tepung dan yang lain, atau turunan beras atau dihibahkan, atau dimusnahkan,” kata Tri kepada wartawan, Jumat (29/11).

Meski begitu, Tri mengaku menemukan masalah mengenai penggantian beras yang dimusnahkan.

“Dari Pemerintah sudah ada (aturannya), di Kemenkeu belum ada anggaran. Ini kami sudah usulkan. Kami sudah jalankan sesuai Permentan, tetapi untuk eksekusi disposal, anggaran tidak ada. Kalau kami musnahkan, gimana penggantiannya,” keluh Tri.

Bulog berharap Kementerian Pertanian dan Kementerian Keuangan bisa melakukan sinkronisasi aturan agar pemusnahan beras tersebut nantinya tidak menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

EDITOR : Adi

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Baca Juga

UAS Bermimpi Prabowo Jadi Presiden

 Publik mungkin belum melupakan ketika masa Pilpres 2019 lalu, Ustadz Abdul Somad, yang akrab disapa UAS, melakukan tatap...

PAD Tak Tercapai, Wali Kota: Pengusaha Belum Maksimal Setor Pajak

 Tidak tercapainya target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bandarlampung, menurut Wali Kota Herman HN lantaran pengusaha yang bandel...

Dipertanyakan, Lamanya Publikasi Gugatan Hasil Pilpres 2019

Hersubeno Arief, wartawan senior asal Lampung, mempertanyakan lamanya publikasi putusan Mahkamah Agung (MA) soal gugatan sengketa Pilpres 2019. Putusan MA yang membatalkan kemenangan Jokowi pada...

Yusuf Kohar Makin “Mesra” Dengan PDIP, Empat Mata Dengan Wiyadi

Yusuf Kohar, bakal calon wali Kota Bandarlampung yang didukung Partai Demokrat, langkahnya tampak semakin "mesra" dengan PDI Perjuangan. "Kalau PDIP mah, Inya-Allah, jalan terus," ujarnya...
Translate ยป