Perekonomian Provinsi Lampung pada triwulan III-2026 tumbuh 5,02 persen secara tahunan. Meski sejumlah sektor mencatat pertumbuhan lebih tinggi, sektor pertanian masih menjadi tulang punggung utama dengan kontribusi mencapai 28,17 persen terhadap struktur ekonomi daerah.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku pada triwulan III-2026 mencapai Rp150,55 triliun. Sementara itu, PDRB atas dasar harga konstan 2010 tercatat sebesar Rp80,41 triliun.
Kepala BPS Provinsi Lampung, Ahmadriswan Nasution, mengatakan pertumbuhan ekonomi Lampung secara kuartalan atau quarter-to-quarter (q-to-q) mencapai 0,43 persen. Sedangkan secara kumulatif sejak triwulan I hingga triwulan III-2026, ekonomi Lampung tumbuh 5,29 persen.
Dari sisi lapangan usaha, seluruh sektor ekonomi mencatatkan pertumbuhan positif secara tahunan. Pengadaan Listrik dan Gas menjadi sektor dengan pertumbuhan tertinggi sebesar 9,74 persen, disusul Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum yang tumbuh 9,46 persen.
"Kontribusi terbesar terhadap perekonomian Lampung masih berasal dari sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 28,17 persen. Sektor ini tumbuh 2,05 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya," katanya, Kamis, 5 November 2026.
Setelah pertanian, struktur ekonomi Lampung ditopang Industri Pengolahan dengan kontribusi 19,38 persen, serta Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar 13,68 persen.
Dari sisi pengeluaran, Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 6,08 persen. Disusul Konsumsi Pemerintah yang tumbuh 5,77 persen dan Konsumsi Rumah Tangga sebesar 4,87 persen.
Meski pertumbuhannya bukan yang tertinggi, konsumsi rumah tangga masih menjadi komponen terbesar dalam struktur pengeluaran ekonomi Lampung dengan kontribusi mencapai 59,23 persen.
Di tingkat regional, pertumbuhan ekonomi Lampung sebesar 5,02 persen turut menopang perekonomian Pulau Sumatera yang tumbuh 4,95 persen pada triwulan III-2026. Lampung sendiri memberikan kontribusi sebesar 10,05 persen terhadap total PDRB Sumatera. 
