Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) menyalurkan tali asih kepada keluarga delapan orang yang berada dalam rombongan KM Arupadatu I yang hilang kontak di perairan Selat Sunda.
Tali asih tersebut diberikan kepada keluarga lima jurnalis dan tiga anak buah kapal (ABK) sebagai bentuk kepedulian keluarga besar BUMN terhadap mereka yang masih menghadapi situasi sulit akibat hilangnya rombongan tersebut.
Wakil Kepala II BP BUMN Tedi Bharata mengatakan, dukungan tersebut diharapkan dapat menjadi penguat bagi keluarga korban.
“Kami ingin berikhtiar untuk menyampaikan kepada bapak-ibu sekalian bahwa bapak-ibu sekalian tentunya tidak sendiri. Ada kami, keluarga besar BUMN yang berusaha untuk membantu,” ujar Tedi dalam acara penyerahan tali asih kepada keluarga korban di Gedung BP BUMN Jakarta, Kamis (24/9).
Menurut Tedi, bantuan tersebut memang tidak dapat menggantikan kehilangan yang dialami keluarga. Namun, BUMN berupaya hadir memberikan dukungan di tengah kondisi yang tidak mudah.
“Tentunya, tali asih yang kami berikan pada sore hari ini tentu tidak akan bisa menggantikan apa yang hilang,” katanya.
Sejumlah perusahaan BUMN turut berpartisipasi dalam penyaluran tali asih tersebut. Di antaranya LKBN ANTARA, Antara ETP, Peruri, AirNav, Jasa Tirta I, Jasa Tirta II, Pelindo, ASDP Indonesia Ferry, Jasamarga, dan PTPN 4.
Deputi Bidang Fasilitasi dan Sinergi Pembangunan BP BUMN Hambra mengatakan, pihaknya terus mengikuti perkembangan pencarian rombongan jurnalis dan kru KM Arupadatu I.
Menurutnya, pemberian tali asih dilakukan sebagai bentuk kepedulian kepada keluarga korban tanpa harus menunggu terlalu lama.
“Kami dari BUMN, BP BUMN maupun dari BUMN-BUMN yang ikut berpartisipasi itu memberikan tali asih kepada saudara-saudara kita. Mungkin tidak bisa mengganti kehilangan yang terjadi, tetapi inilah bentuk kepedulian,” ujar Hambra.
Ia berharap bantuan tersebut dapat sedikit meringankan beban keluarga selama menghadapi situasi yang belum berakhir.
Direktur Pemberitaan ANTARA Virgandhi Prayudantoro mengapresiasi kepedulian BP BUMN dan perusahaan-perusahaan yang ikut memberikan bantuan.
“Ini menjadi bukti pemerintah melalui BP BUMN peduli terhadap jurnalis. Saya mengucapkan terima kasih kepada BP BUMN dan para BUMN yang ikut serta dalam penyerahan tali asih ini,” kata Virgandhi.
Adapun delapan orang yang berada dalam rombongan KM Arupadatu I terdiri dari lima jurnalis dan tiga kru kapal.
Lima jurnalis tersebut yakni M Bagus Khoirunnas dari Kantor Berita ANTARA, Ari Basuki dari Merdeka.com, Yudhistiro dari iNews, Firdaus dari Anadolu, serta Donal yang merupakan jurnalis lepas.
Sementara tiga kru kapal yakni Warta selaku kapten kapal, Surakman sebagai ABK, dan Heriyanto sebagai pemandu. 
