Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sejumlah wilayah Provinsi Lampung, Rabu 4 November 2026.
Berdasarkan pembaruan peringatan dini cuaca pukul 13.30 WIB, hujan diperkirakan terjadi mulai pukul 14.00 WIB dan berpotensi berlangsung hingga pukul 17.00 WIB.
Wilayah yang berpotensi terdampak pada tahap awal meliputi delapan kabupaten, yakni Lampung Timur, Lampung Selatan, Lampung Tengah, Tanggamus, Way Kanan, Pringsewu, Tulang Bawang Barat, dan Pesisir Barat.
Di Lampung Timur, hujan berpotensi terjadi di kawasan Taman Nasional Way Kambas, Purbolinggo, dan Raman Utara.
Sementara di Lampung Selatan, wilayah yang masuk peringatan dini meliputi Katibung, Candipuro, dan Way Sulan.
Untuk Lampung Tengah, potensi hujan meliputi Rumbia, Seputih Surabaya, Bandar Mataram, Bumi Nabung, Way Seputih, dan Bandar Surabaya.
Di Tanggamus, hujan diperkirakan terjadi di Kota Agung, Wonosobo, Pulau Panggung, Pugung, Sumber Rejo, Ulu Belu, Kota Agung Barat, Kota Agung Timur, Gisting, Limau, dan Bulok.
Sedangkan di Way Kanan, wilayah yang berpotensi terdampak yakni Blambangan Umpu, Bahuga, Pakuan Ratu, Way Tuba, Negara Batin, Buay Bahuga, dan Bumi Agung.
Peringatan serupa juga berlaku untuk Pardasuka di Kabupaten Pringsewu, Gunung Agung dan Batu Putih di Tulang Bawang Barat, serta Karya Penggawa di Pesisir Barat.
BMKG menyebut kondisi cuaca tersebut berpotensi meluas ke sejumlah wilayah lainnya, termasuk Kabupaten Lampung Utara, Lampung Barat, Tulang Bawang, Pesawaran, Mesuji, serta Kota Bandar Lampung dan Kota Metro.
Di Bandar Lampung, wilayah yang berpotensi terdampak perluasan hujan yakni Kecamatan Telukbetung Timur.
Sementara di Kota Metro, potensi hujan meliputi seluruh kecamatan, yakni Metro Pusat, Metro Utara, Metro Barat, Metro Timur, dan Metro Selatan.
Perluasan hujan juga berpotensi terjadi di sejumlah kecamatan di Lampung Selatan, antara lain Natar, Tanjung Bintang, Sidomulyo, Jati Agung, Merbau Mataram, dan Tanjung Sari.
Di Lampung Tengah, wilayah yang berpotensi terdampak meluas mencakup Kalirejo, Bangun Rejo, Padang Ratu, Gunung Sugih, Trimurjo, Punggur, Terbanggi Besar, Seputih Raman, Seputih Banyak, Seputih Mataram, Terusan Nunyai, Bumi Ratu Nuban, Bekri, Seputih Agung, Way Pangubuan, Pubian, Selagai Lingga, Anak Tuha, Sendang Agung, Kota Gajah, Anak Ratu Aji, dan Putra Rumbia.
Sementara di Lampung Utara, hujan berpotensi meluas ke Bukit Kemuning, Abung Selatan, Sungkai Utara, Kotabumi Selatan, Abung Tinggi, Hulu Sungkai, Sungkai Tengah, Abung Pekurun, Sungkai Barat, dan Blambangan Pagar.
Untuk Lampung Barat, wilayah yang masuk potensi perluasan yakni Sumber Jaya, Sekincau, Suoh, dan Bandar Negeri Suoh. Sedangkan di Tulang Bawang meliputi Dente Teladas.
Di Tanggamus, perluasan hujan berpotensi terjadi di Talang Padang, Cukuh Balak, Semaka, Pematang Sawa, Gunung Alip, Bandar Negeri Semuong, dan Air Naningan.
Adapun di Lampung Timur, wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Sukadana, Pekalongan, Sekampung, Batanghari, Way Jepara, Metro Kibang, Marga Tiga, Sekampung Udik, Batanghari Nuban, Bumi Agung, Labuhan Ratu, Braja Selebah, dan Way Bungur.
Di Way Kanan, potensi perluasan mencakup Kasui, Banjit, Baradatu, Negeri Agung, Rebang Tangkas, Gunung Labuhan, dan Negeri Besar.
Wilayah lainnya yakni Negeri Katon, Tegineneng, dan Teluk Pandan di Kabupaten Pesawaran; Pringsewu, Ambarawa, Pagelaran, Banyumas, Adiluwih, Sukoharjo, dan Pagelaran Utara di Kabupaten Pringsewu; serta Way Serdang di Kabupaten Mesuji.
Sementara di Pesisir Barat, hujan berpotensi meluas ke Pesisir Selatan, Ngambur, Bengkunat, dan Bengkunat Belimbing.
Masyarakat di wilayah yang masuk peringatan dini diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat, sambaran petir, dan angin kencang, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.
Kondisi cuaca tersebut diperkirakan masih dapat berlangsung hingga pukul 17.00 WIB. 
