24.5 C
Bandar Lampung
Sabtu 8 Agustus, 2020 22:47 WIB
Beranda BEM SI Kecam Perlakuan Tak Manusiawi Aparat Terhadap Aksi Mahasiswa
Array

BEM SI Kecam Perlakuan Tak Manusiawi Aparat Terhadap Aksi Mahasiswa

RMOLLampung. Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) mengecam perlakuan tidak manusiawi aparat terhadap aksi para mahasiswa yang menyoal kondisi bangsa saat ini di Medan dan Bengkulu.

Koordinator Pusat Aliansi BEM SI Muhammad Fauzul Adzim mengatakan kepada RMOL Lampung, Minggu (23/9), ketika aksi di DPRD Sumut dan Bengkulu, para mahasiswa diperlakukan tak manusiawi oleh aparat keamanan.

Melihat peristiwa yang merusak kondisi demokrasi negara ini, Aliansi BEM SI menyatakan sangat kecewa terhadap pihak kepolisian yang memperlakukan mahasiswa tidak manusiawi ketika unjuk rasa.

“Kami mengecam tindakan kekerasan yang dilakukan oleh aparat kepolisian dan meminta Kapolri mencopot jabatan setiap polisi yang memukul, menginjak, merusak hak-hak demorasi warga negara indonesia,” ujarnya.

Muhammad Fauzul Adzim menilai perlakukan aparat terhadap aksi mahasiswa seperti premanisme.

Di Medan, Kamis (20/9), mahasiswa dihajar aparat hingga berlumuran darah walau hanya berdiri, tidak ikut aksi. Di Bengkulu, Selasa (18/9), aparat memukul dan menangkap sejumlah mahasiswa yang menuntut Jokowi mundur.

Terjadi juga, katanya, pemukulan terhadap perempuan yang sedang melakukan unjuk rasa.

├óÔé¼┬ØKami minta Kapolri dan Presiden Indonesia meminta maaf kepada seluruh mahasiswa se-Indonesia secara langsung di hadapan publik,├óÔé¼┬Ø ujarnya.

Perasaan mahasiswa se-Indonesia tergores oleh tindakan tidak manusiwi ketika berpendapat adalah hal yang mengerikan, ketika suara-suara dibalas kekerasan, ujarnya.

Kepada para mahasiswa, Fauzul Adzim mengajak seluruh mahasiswa Indonesia untuk bersatu menjaga demokrasi, hilangkan sekat-sekat organisasi, gerakan dan ideologi.

“Kita semua satu memperjuangkan hak-hak rakyat Indonesia. Mahasiswa tidak bisa nyaman ketika rakyat itu tidak nyaman, kalau ada yang menfitnah kita ditunggangi sampaikan bahwa politik kita adalah politik nilai,” tandasnya. [hms]

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Baca Juga

Polemik Bagi-Bagi Sembako Politik Semakin “Ngeblur”

Oleh Gunawan Parikesit  POLEMIK berkeliaran setelah aksi hadang-menghadang bakal calon wali Kota Bandarlampung. Ada yang menilai tak masalah rapi ada yang beranggapan hal itu pidana. Perhimpunan...

Proklamasi Di Secangkir Kopi Sumber Jaya

Dialog Imajiner dengan Sukarno-Hatta (28): Oleh Syafarudin Rahman MAHASISWA milenial permisi menyalakan laptop mengeraskan volume dan meluncurlah lagu kebangsaan tiga stanza dan kibaran Bendera Merahutih. Delapan...

Kadiskes Lampung Reihana Jabat Dirut RSUD Abdul Moeloek

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Reihana ditunjuk menjadi Pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah...

Bertambah 4 Orang, Positif Covid-19 Lampung 307 Pasien

 Terjadi penambahan empat kasus baru positif Covid-19 Lampung, Sabtu (8/8). Sehingga jumlahnya menjadi 307 orang dengan kematian konfirmasi...
Translate »