29.9 C
Bandar Lampung
Sabtu 6 Juni, 2020 15:24 WIB
Beranda PERISTIWA "Bali : Beats Of Paradise", Film Dokumenter Gamelan Yang Membuka Mata Dunia

“Bali : Beats Of Paradise”, Film Dokumenter Gamelan Yang Membuka Mata Dunia

RMOLLampung. Livi Zheng, sutradara muda yang mengharumkan Indonesia. Setelah membuat heboh di Amerika, Filipina, dan Tiongkok, kini giliran Korea Selatan tercengang lewat karyanya : Bali: Beats of Paradise.

Korean National Museum of Contemporary History secara khusus mengundang Livi untuk memperkenalkan karya terbarunya lewat diskusi dengan berbagai kalangan di Korea Selatan, Kamis (24/1).  

Lewat filmnya, Livi menuturkan tentang gamelan Bali lewat perjalanan hidup Nyoman Wenten, seniman gamelan yang tinggal di Los Angeles, Amerika Serikat. Dia bermukim bersama istrinya, Naniek Wenten, di Negeri Paman Sam.

Film yang merupakan kisah nyata itu melibatkan musisi terkenal, antara lain Judith Hill, seorang penyanyi sekaligus pencipta lagu asal California, dan I Wayan Balawan, gitaris jazz asal Bali yang terkenal dengan touch tapping style.

Livi dalam berbagai kesempatan mengatakan film dokumenter ini diharapkan bisa menginspirasi para generasi muda di masa sekarang yang berangsur-angsur mulai meninggalkan budayanya seiring perkembangan zaman.

“Film ini juga merupakan salah satu cara untuk melestarikan kebudayaan Indonesia, terutama gamelan,” terangnya sebagaimana pers rilis KBRI Seoul yang diterima redaksi.

Berbagai dukungan dan komentar positif berdatangan dari para penonton yang hadir. Cho Chang-ho, sutradara Korea yang telah berhasil membuat berbagai film sukses seperti The Peter Pan Formula (2006) dan Lovers Vanished (2010) mengaku kagum.

“Dalam diri saya tiba tiba timbul keinginan yang mendalam untuk lebih mendengar musik ini (gamelan), serta dengan berbagai cerita dan filosofi yang terangkai di dalamnya,” ucap Cho.

“Saya merasa separuh hati saya sudah ‘terbeli’ oleh Indonesia,” imbuhnya.
Lain lagi komentar Christ Lee, jurnalis Sunday Times, salah satu surat kabar berbahasa Inggris di Korea Selatan.

“Saya merasa sangat tersentuh oleh film ini. Saya jadi merasakan bahwa gamelan bagi orang Indonesia adalah hidup dan harmoni yang indah,” tuturnya.

“Saya juga jadi ingin tahu lebih banyak mengenai Indonesia dan budayanya.”
Duta Besar RI untuk Korea Selatan Umar Hadi yang juga turut berperan dalam produksi film ini menggarisbawahi arti penting Bali: Beats of Paradise.

“Film ini memiliki pesan yang sangat kuat tentang bagaimana menyadarkan  masyarakat tentang pentingnya keberagaman, sifat adaptif tradisi dan bagaimana masyarakat kiranya tetap memegang teguh seni dan budayanya,” katanya.

“Gamelan menggabungkan banyak filosofi dan tradisi Indonesia, terutama moto nasional Indonesia ‘persatuan dalam keberagaman,” ujarnya.

Private Preview Bali: Beats of Paradise digagas oleh Korean National Museum of Contemporary History dengan menggandeng KBRI Seoul.

Acara yang ditargetkan hanya untuk 40 undangan terbatas tersebut ternyata disesaki oleh tak kurang dari 150 tamu yang datang dari berbagai daerah di Seoul dan kota-kota di sekitarnya..

Selain dari kalangan film, media, dan akademisi, acara juga dihadiri oleh para pemerhati Indonesia dan kalangan diplomatik.

Tak seperti film dukumenter pada umumnya, film ini diwarnai dengan ritme cerita yang berirama serta berujung pada kisah layaknya drama.  

Tak dinyana hal tersebut mengundang banyak ulasan positif dari pengamat film dan media.

Pihak Management Seoul Sky, bangunan tertinggi di Korsel berbentuk monolit perak juga mengundang Livi Zheng untuk memperkenalkan film tersebut kepada pengunjung observatorium tersebut pada pekan ini.

Film kebanggaan Indonesia ini rencananya tayang di bioskop di Korsel pada awal April dan di bioskop di Indonesia pada akhir Juni 2019. Don’t miss it guys! [hms]

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Baca Juga

Delapan OPD Pemkab Pesawaran MoU Dengan Kejari

  Delapan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Pesawaran jalin Nota Kesepahaman (MoU) dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat.

Tak Ada Pemasukan, Mantan Dosen Curi Handbody Dan Sampo

 Seorang mantan dosen perguruan tinggi swasta di Jakarta tertangkap mencuri ratusan botol handbody dan sampo di lima minimarket...

KPU Gelar Uji Publik Pilkada 2020 Secara Virtual

   Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar uji publik terkait rancangan Peraturan KPU (PKPU) tentang Pilkada Serentak 2020 dalam kondisi...

Bantuan PKH Dan BPNT Di Pekon Sukaraja Semaka Carut Marut

 Carut marut terjadi dalam penyaluran Bantuan Kesejahteraan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)...
Translate »